Angkasa Pura 2

ASDP Prediksi Penumpang Libur Nataru Capai 2,2 Juta

DermagaSelasa, 3 Desember 2019
Gilimanuk-553x320

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap laksanakan layanan angkutan penyeberangan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang dapat berjalan aman, lancar dan nyaman.

Pihaknya menargetkan penumpang mencapai 2,2 juta orang dan 305 ribu kendaraan roda empat yang akan dilayani di sembilan lintasan terpantau nasional.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, sejumlah persiapan jelang layanan angkutan Nataru telah dilakukan, baik dari kesiapan sarana dan prasarana, fasilitas pendukung serta peningkatan layanan terhadap pengguna jasa dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.

“Untuk layanan Nataru, kami tetap mengedepankan digitalisasi dengan mendorong pembelian tiket secara online untuk mendapatkan kemudahan dan proses yang cepat,” tutur Ira di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

ASDP juga telah menyediakan vending machine untuk pembelian tiket di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dimana penumpang pejalan kaki tetap dimudahkan jika ingin membeli tiket di pelabuhan dengan transaksi pembayaran non tunai.

Penyelenggaraan Angkutan Nataru dimulai 19 Desember 2019 dan berakhir pada 6 Januari 2020.

Adapun sembilan lintasan penyeberangan yang terpantau nasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 yaitu: Merak – Bakauheni atau lintasan tersibuk yang dikelola, Ketapang – Gilimanuk, Padangbai- Lembar, Kayangan – Pototano, Tanjung Kelian – Tanjung Api-api, Bitung – Ternate, Hunimua – Waipirit, Ajibata-Ambarita dan Telaga Punggur – Tanjung Uban.

Tercatat, untuk kesiapan alat produksi di sembilan lintasan terpantau nasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru akan dilayani oleh 48 dermaga dan 187 unit kapal (termasuk swasta), yang tersebar di 15 unit pelabuhan dan 11 cabang pelayanan yang berada di sejumlah kota Indonesia.

“Target kami, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan,” ujarnya.

Prediksi total penumpang yang dilayani selama angkutan nataru sebanyak 2,23 juta orang atau naik 4,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 2,13 juta orang.

Diikuti kendaraan roda 4 sebanyak 305.173 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 291.650 unit, dan roda 2 sebanyak 175.100 atau naik 4,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 168.072 unit.

“Untuk Merak-Bakauheni, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 525.903 orang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu 500.860 orang, diikuti kendaraan roda 4 mencapai 86.850 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 82.714 unit, dan roda 2 diperkirakan mencapai 22.341 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 21.278 unit,” imbuh dia.

Sebaliknya, untuk Bakauheni-Merak, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 482.517 orang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 459.540 orang.

Diikuti kendaraan roda empat sebanyak 86.850 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 78.263 unit, dan roda dua diperkirakan mencapai 18.385 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 17.510 unit.

Untuk lintasan Ketapang-Gilimanuk, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 933.417 orang atau naik 5 persen bila dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 888.969 orang, diikuti kendaraan roda 4 sebanyak 91.709 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 87.342 unit.

Untuk roda dua diperkirakan mencapai 78.820 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 75.067 unit. (omy)

loading...