Angkasa Pura 2

Berencana Bangun Pabrik di Indonesia, Hyundai Jor-joran Investasi Rp725 Triliun

Another News OtomotifRabu, 4 Desember 2019
Hyundai 45 di Pameran Motor Frankfurt 2019. (ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perusahaan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, berencana menggelontorkan investasi senilai 61,1 triliun won (US$ 51,81 miliar) atau lebih dari Rp725 triliun (asumsi kurs Rp14.000/US$).

Dilansir dari Reuters, Rabu (4/12/2019), investasi tersebut rencananya akan dilaksanakan antara 2020-2025.

Dari angka investasi tersebut, perusahaan ini akan mengalokasikan 20 triliun won untuk teknologi masa depan, seperti kendaraan tanpa sopir.

Sebelumnya diberitakan, Hyundai Motor berencana membangun pabrik mobil di Indonesia dengan nilai investasi US$ 1,55 miliar atau sekitar Rp21,7 triliun.

Pabrik tersebut rencananya akan memproduksi mobil jenis SUV dan MPV, serta juga kendaraan listrik.

Pabrik mobil ini akan berada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Lokasi pabrik berada di lahan seluas 8,35 juta kaki persegi (77,6 hektare) ini terletak di kawasan industri Kota Deltamas.

“Pembangunan pabrik manufaktur Hyundai Motor di Indonesia dapat terlaksana berkat kerja sama dan dukungan dari pemerintah Indonesia,” kata Euisun Chung, Executive Vice Chairman Hyundai Motor Group dalam keterangan resminya, Selasa (26/11/2019).

Investasi Hyundai US$ 1,55 miliar akan digelontorkan hingga tahun 2030, termasuk biaya operasional dan pengembangan produk. Fasilitas manufaktur ini akan mulai dibangun pada bulan Desember 2019i dan diharapkan untuk memulai produksi komersial pada paruh kedua tahun 2021. (ds/sumber CNN)

loading...