Angkasa Pura 2

Kapal-Kapal Rusak Dibelah Jadi Kepingan Di Cilincing

DermagaRabu, 4 Desember 2019
IMG_20191203_144641_resize_60

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Siang itu waktu menunjukkan sekitar jam 13.30 terlihat sangat cerah dan panas terik menyengat di area pemutilasian badan-badan kapal yang sudah usang dan tidak bisa dipaksakan untuk melaut lagi.

IMG_20191203_143559_resize_40

Tepatnya di daerah Kali Baru Timur, Cilincing, Jakarta Utara, warga setempat bilangnya ini tempat belah kapal, disinilah nasib dan tempat terakhir bagi kapal-kapal yang sudah tidak digunakan lagi seperti kapal tangker, kapal tongkang, kapal kargo dan kapal lainnya menunggu giliran untuk dimutilasi atau dibelah-belah menjadi beberapa kepingan atau lempengan-lempengan agar bisa masuk ke dalam truk yang sudah disiapkan dan dibawa ke pabrik peleburan untuk dijadikan kapal baru atau yang lainnya.

IMG_20191203_142857_resize_57

Berderet beberapa tabung gas ukuran 50 Kg dan oksigen setinggi orang dewasa dan deru mesin crane dan ekskavator spesial magnet untuk mengangkat kepingan dan belahan badan kapal.

Percikan api yang dihasilkan dari alat las untuk pembelahan badan kapal turut mewarnai kegiatan para pekerja di tempat ini.

IMG_20191203_142842_resize_79

Setelah mohon ijin dengan keamanan setempat, BeritaTrans.com dan aksi.id langsung mendokumentasikan kegiatan dan menemui para pekerja, Selasa (3/12/2019).

IMG_20191203_145557_resize_57

Adalah Heri (23) asal Madura, yang mempunyai anak baru satu ini, ia mengutarakan sudah lima tahun bekerja disini sebagai tenaga kerja harian dengan upah Rp150 ribu perhari.

“Saya sudah lima tahun disini, upah saya kotornya 150 Ribu Rupiah perhari, ada tiga bos disini dan berbeda lokasi walaupun berdekatan, ” ungkapnya, mulai kerja dari jam 8 pagi sampai 4 sore dan gak ada shift dan tidak ada libur, kalo libur ya sendiri aja atau badan lagi kurang sehat, disini ada 100 pekerja ada beberapa macam, ada yang di kantor, penjaga, untuk operator ekskavator magnet upahnya 100 ribu dan pekerja lain 90 ribu, sedangkan saya berbeda karena risikonya lebih berat bila tidak hati-hati tabung gas bisa meledak.

Untuk satu kapal dibutuhkan waktu sebulan dan setiap hari 10 tabung oksigen dan 1 tabung gas elpiji ukuran 50 Kg.

IMG_20191203_145151_resize_44

Juga salah satu pekerja Burhanudin (48) asal Jambi ini juga sama mendapatkan upah 150 perhari, Ia mengatakan baru dua bulan bekerja disini, “Saya baru dua bulan bekerja di tempat ini di bagian pengelasan membelah kapal, “tutupnya.

IMG_20191203_215501_resize_59

Di sisi lain terlihat truk sedang ditimbang muatannya dari 6 sampai 8 ton dan langsung menuju pabrik peleburan besi. (ahmad)

loading...