Angkasa Pura 2

Bawa 38 Penumpang, Pesawat AU Chile Hilang Saat Menuju Antartika

KokpitSelasa, 10 Desember 2019
images.jpeg-123

Jakarta (BeritaTrans.com) – Pesawat Angkatan Udara Chile yang mengangkut 38 orang hilang pada Senin malam saat menuju ke Antartika.

“Pesawat itu diduga jatuh, mengingat jumlah bahan bakar pesawat sudah habis. Kami berasumsi bahwa pesawat itu jatuh,” kata Jenderal Francisco Torres dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada Selasa, dikutip CNN, 10 Desember 2019.

Pesawat C-130 Hercules berangkat dari ibu kota Chile, Santiago, dan berhenti sebentar di Punta Arenas dekat ujung selatan negara itu, kata Angkatan Udara Chile.

Pesawat empat mesin itu kemudian melanjutkan menuju pangkalan Antartika Chile sebelum kehilangan kontak radio sekitar pukul 6 sore waktu setempat di dekat Drake Passage, perairan antara ujung Amerika Selatan dan Antartika.

Menurut laporan Reuters, pesawat Hercules C-130 lepas landas pada pukul 4.55 malam. dari kota selatan Punta Arenas dan operator kehilangan kontak dengannya tak lama setelah pukul 6.00 sore.

896540_720

Koordinat terakhir pesawat Hercules C-130 Angkatan Udara Chile yang diduga jatuh saat menuju Antartika.[NBC]

Posisi terakhir yang diketahui adalah sekitar 390 mil laut atau 722 km dari Punta Arenas dan 280 mil laut atau 518 km dari pangkalan Antartika, menurut Angkatan Udara.

Ada 17 anggota awak dan 21 penumpang lainnya, yang sedang dalam perjalanan untuk melakukan misi dukungan logistik seperti memperbaiki pipa minyak yang menyediakan bahan bakar untuk pangkalan itu, kata Angkatan Udara.

Selain anggota kru, pesawat itu juga membawa personel dari angkatan bersenjata, sebuah perusahaan teknik, dan tim the University of Magallanes.

Setelah pesawat kehilangan kontak, Angkatan Udara menyatakan keadaan siaga dan mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan, mengaktifkan tim darurat Angkatan Udara di Santiago dan wilayah Magallanes di Chile selatan. Presiden Chile Sebastian Pinera menulis di Twitter pada hari Selasa bahwa ia sedang berunding dengan para pejabat keamanan di Cerrillos untuk memantau operasi penyelamatan pesawat jatuh. (Lia/sumber:tempo)