Angkasa Pura 2

6 Bandara Milik Angkasa Pura I Kelebihan Kapasitas

BandaraSenin, 16 Desember 2019
images.jpeg-109

Bekasi (BeritaTrans.com) – ‎PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat, sebanyak 6 bandara yang dikelolanya sudah mengalami over capacity atau kelebihan kapasitas. Artinya, jumlah penumpang sudah lebih besar dibanding kapasitas bandara.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan ‎Angkasa Pura I Devi Suradji mengungkapkan, keenam bandara itu ialah Bandara Eltari Kupang, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok dan Bandara Sentani Jayapura.

“Yang lagi diselesaikan Kupang dan Ambon. Yang mau diselesaikan di 2020 adalah Makassar, Manado, Lombok dan Sentani,” ujarnya kepada kumparan, Minggu kemarin.

Dia menjelaskan sebenarnya pada tahun 2018, terdapat 10 bandara yang mengalami over capacity. Namun saat ini sebanyak 4 bandara telah dilakukan perluasan maupun pembangunan baru agar kapasitasnya bertambah.

Bandara pertama yakni Bandara Ahmad Yani Semarang yang di tahun 2018 dibangun terminal baru. Kemudian disusul pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo untuk menggantikan Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Lalu Bandara Adi Soemarmo Solo, namun kini perluasan terminal keberangkatan telah dibangun dan akan tersambung dengan ‎kereta bandara. Yang terakhir Bandara Banjarmasin, namun pada pekan lalu telah selesai dibangun terminal baru.

“Yang under capacity sebenarnya ada 10 bandara, tapi 4 bandara telah kami selesaikan perluasan kapa‎sitasnya,” papar Devy.

Dia menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan renovasi terhadap Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali agar kapasitasnya bertambah. Tujuannya agar ketika penumpang membludak, kapasitas bandara tetap mencukupi.

“Under capacity ada 10, tapi kalau tambah yang direnovasi ada 11. Nambah apron waktu IMF Bali itu belum kelar. 2021 again double size terminal,” pungkasnya. (Lia/sumber:kumparan)