Angkasa Pura 2

Filipina Jajal Kereta Api Buatan PT INKA Indonesia

Another News EmplasemenKamis, 19 Desember 2019
898852_720

Jakarta (Beritatrans.com) – Perusahaan kereta nasional Filipina, Philippine National Railway (PNR), meluncurkan dua set kereta api yang dibeli dari Indonesia tahun lalu pada Senin kemarin.

Set kereta masing-masing memiliki 3 gerbong kereta dan dijalankan dengan diesel. Setiap set kereta memiliki kapasitas 750 penumpang dan akan melewati rute FTI-Tutuban dan Malabon-FTI PNR, kata operator kereta api, dikutip dari ABS-CBN, 18 Desember 2019.

Philippine Information Agency melaporkan, dua rangkaian kereta Diesel Multiple Unit (DMU) yang diproduksi perusahaan kereta Indonesia PT INKA, diharapkan menambah 18 hingga 20 perjalanan lebih per hari dengan rute Tutuban (Manila) ke FTI (Taguig City) dan dari Malabon ke FTI.

Sebelumnya, Menteri Transportasi Filipina Arthur Tugade dan Manajer Umum PNR Junn Magno memimpin peluncuran set kereta baru dalam sebuah upacara di Stasiun PNR Dela Rosa di Makati City.

Dua set kereta dapat menampung 13.500 penumpang tambahan setiap hari, sehingga total kapasitas PNR dari 60.000 menjadi 73.500 penumpang per hari.

Masing-masing gerbong baru dapat mengangkut 250 penumpang. Total 750 penumpang dapat ditampung dalam tiga gerbong per perjalanan.

Magno mencatat bahwa kedatangan kedua set kereta itu lebih cepat dari jadwal semula, yaitu Februari 2020.

Tugade, pada bagiannya, memuji PNR untuk secara aktif bekerja pada peningkatan operasi dan layanan.

Menteri transportasi Filipina itu mencatat bahwa melalui upaya PNR, jumlah stasiun operasi telah meningkat menjadi 37 dari hanya 14 ketika ia menjabat pada tahun 2016.

Tahun lalu, Kementerian Transportasi Filipina, melalui PNR, menandatangani kesepakatan dengan PT INKA Indonesia untuk pembelian kereta dan lokomotif baru. Ini adalah gelombang pertama dari 37 gerbong kereta api dan tiga lokomotif yang akan dikirim ke Filipina.

Rangkaian kereta yang tersisa akan dikirimkan pada tahun 2020.

Setelah semua set kereta baru ini beroperasi, operator kereta Filipina menargetkan untuk melayani total 140.000 penumpang per hari, setidaknya dua kali lipat kapasitas saat ini dari 48.000 menjadi 60.000 penumpang setiap hari.
(ny/Sumber: Tempo.co)