Angkasa Pura 2

Buana Lintas Lautan Tambah 8 Kapal Januari-Juni 2020

DermagaSenin, 23 Desember 2019
f9bc00afb0ae55d2198c29f652091c73_1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) berencana menambah sedikitnya delapan kapal pada enam bulan atau semester I-2020. Investor Relations PT Buana Lintas Lautan Tbk Gerryaldi Matio mengatakan perusahaan akan mengalokasikan total belanja modal sebesar US$ 160 juta untuk pembelian kapal tersebut.

“Semester pertama kami akan membeli kapal tanker minyak dan kapal tanker gas,” ujarnya Jumat (20/12/2019).

Sementara untuk semester II-2020, BULL masih perlu memantau perkembangan kebutuhan kapal untuk pasar domestik dan internasional. “Bila sesuai dengan strategi pengembangan usaha perusahaan, sangat dimungkinkan untuk alokasi tambahan belanja modal guna beli kapal,” tambahnya.

Sumber belanja modal pada tahun depan berasal dari pinjaman perbankan baik dari dalam negeri maupun lembaga keuangan luar negeri, serta kombinasikan dari modal ekuitas BULL.

Sejalan dengan menambah armada baru, BULL juga terus berupaya mengerek tingkat utilisasi, yang mana pada tahun depan target utilisasi rata-rata di atas 95%.

Untuk itu, BULL tengah menjajaki beberapa kontrak baru di dalam maupun di luar negeri. Ia bilang, BULL tengah membidik kontrak-kontrak dari Pertamina untuk penyewaan kapal tanker minyak dan gas dengan berbagai ukuran.

“Namun selain itu BULL juga mulai membuka jalan untuk menyewakan kapal tanker minyak di pasar internasional dengan kontrak berjangka satu tahun hingga dua tahun,” pungkasnya.

Telah Tambah 6 Kapal

Sebelummya maskapai pelayaran itutelah mendatangkan 6 unit kapal baru sejak Januari-Juli 2019. Direktur Utama Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengatakan perseroan menargetkan akan mendatangkan 9 unit kapal baru pada tahun ini. Untuk menambah armada, BULL menyiapkan dana Rp1 triliun hingga Rp1,5 triliun.

images-51

Dalam 7 bulan pertama tahun ini, perseroan baru mendatangkan 6 unit kapal baru. Dengan tambahan tersebut, total kapal yang dimiliki emiten bersandi saham BULL itu mencapai 23 unit.

Menurut Kevin, kapal baru milik perseroan belum beroperasi penuh pada semester I/2019. Namun, BULL meyakini bahwa kinerja pada paruh kedua tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jadi kami berekspektasi bahwa peningkatan permintaan akan 5 kali—6 kali dari supply, jadi sejumlah pihak berekspektasi utilisasi kapal tanker dunia naik dari 87% tahun lau jadi 95% tahun ini,” ujarnya di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya, permintaan pengangkutan kapal tanker pada tahun ini hingga 2020 berpotensi meningkat dua hingga tiga kali lipat.

Kevin mengungkapkan bahwa hingga semester I/2019, BULL telah mengalami peningkatan kontrak sebesar 40%—50% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tahun ini pendapatan kami dari kontrak dibandingkan tahun lalu mungkin meningkat 80%—100%,” ujarnya.

Selain ekspansi armada, BULL tengah menjajaki peluang diversifikasi layanan pengangkutan. Kevin mengungkapkan bahwa perseroan tengah melakukan kajian tentang bisnis pengangkutan batu bara.

Perseroan menilai dengan banyaknya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang baru beropreasi membuat industri komoditas batu bara bergairah, sehingga perseroan tidak mau melepas peluang tersebut.

Untuk masuk ke bisnis tersebut, kata Kevin, perseroan sedang menjajaki opsi akuisisi perusahaan yang sudah beroperasi penuh atau melakukan penambahan kapal untuk pengangkutan batu bara.

Alamat PT. Buana Lintas Lautan, Tbk: Jl. Mega Kuningan Timur Blok C6 Kav. 12A, Kawasan Mega Kuningan,, RT.8/RW.2, Kuningan, East Kuningan, Setiabudi, South Jakarta City, Jakarta 12950

(jasmine/sumber: kontan.co.id).