Angkasa Pura 2

BPSDMP Rutin Gelar Diklat Kompetensi Operator Radio Bidang Pelayaran

Dermaga SDMSenin, 13 Januari 2020
IMG-20200113-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Umiyatun Hayati Triastuti menyampaikan bahwa melalui lembaga diklat di bidang pelayaran yang disampaikan selama ini pihaknya rutin mwnggelar diklat kompetensi operator radio sesuai STCW Regulasi A-IV/2.

“Sesuai dengan Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani hari ini dengan Kominfo, direncanakan akan segera ditindaklanjuti dengan menyusun Rencana Aksi dan Perjanjian Kerja Sama terkait dengan penyelenggaraan diklat dalam rangka peningkatan kompetensi bagi operator radio komunikasi di bidang perhubungan dalam hal ini pelayaran,” urai Hayati di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Di bidang pelayaran, lanjutnya, salah satu kompetensi yang perlu dipenuhi untuk mewujudkan keselamatan pelayaran adalah mampu memahami perangkat dalam komunikasi radio.

Yaitu sistem komunikasi yang meliputi radio komunikasi antar kapal, kapal dengan pelabuhan, kapal dengan radio pantai dan telepon satelit.

“Untuk mencapai kompetensi tersebut, Kementerian Perhubungan memiliki lembaga-lembaga diklat yang memenuhi standar pendidikan dan pelatihan sesuai standar nasional dan internasional antara lain lembaga diklat pelayaran yang di berada di Jakarta dan sekitarnya yaitu BP2TL, STIP Jakarta, BP3IP Sunter, dan Poltekpel Banten,” ujarnya.

Kerja sama sejenis yang pernah dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan antara lain dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Badan SAR Nasional, PT Dirgantara Indonesia dan instansi lainnya.

Untuk mengukur efektivitas dan keberhasilan kerja sama ini, akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara periodik paling sedikit satu kali dalam setahun.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tersebut dapat dilakukan perbaikan sesuai dengan kewenangan masing-masing dan ketentuan perundang-undangan.

“Saya berharap kerja sama ini mampu mencapai hasil yang lebih optimal, serta dapat diperluas tidak hanya untuk bidang kemaritiman, namun juga untuk bidang aeronautika dan angkutan jalan,” tutup Hayati. (omy)

loading...