Angkasa Pura 2

Ikut Seleksi Pengelolaan Bandara Batam, Angkasa Pura I Gaet Incheon dan Wika

Bandara Ekonomi & BisnisSenin, 13 Januari 2020
IMG-20200113-WA0068

IMG-20200113-WA0067

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ikuti seleksi pengelolaan Bandara Hang Nadim, Batam melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), PT Angkasa Pura I (Persero) gaet Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan membuat perusahaan konsorsium.

Hal tersebut ditandai dengan teken perjanjian konsorsium yang dilakukan Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, President & CEO IIAC Koo Bon Hwan, serta Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana di Jakarta, Senin (13/1/2020) malam.

Sebagai pemimpin konsorsium dengan 51 persen kepemilikan, Angkasa Pura I akan bertanggungjawab dalam hal manajemen operasional dan komersial secara umum.

Sementara IIAC memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam hal pemasaran dan strategi pengembangan bandara secara umum. Sedangkan Wijaya Karya selaku BUMN bidang konstruksi yang terintegrasi dengan industri pendukungnya bertanggung jawab dalam hal manajemen infrastruktur bandara.

“Kerja sama ini merupakan salah satu strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya sekaligus menegaskan komitmen Angkasa Pura I untuk memperluas jaringan pengelolaan bandara di Indonesia,” jelas Faik.

Pihaknya optimistis berpeluang lebih besar untuk mendapatkan kontrak kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, mengingat kemampuan dan pengalaman global di sektor kebandarudaraan dan konstruksi bandara.

“Pengumuman hasil lelang, Juli 2020 dan kami optimistis berhasil,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada 14 Agustus 2019, kata dia, Angkasa Pura I telah menandatangani nota kesepakatan dengan IIAC untuk menjajaki peluang kerja sama pengelolaan bandara-bandara potensial di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Hang Nadim Batam.

Selain itu, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pengelolaan operasional yang dimiliki Angkasa Pura I di mata internasional, IIAC secara resmi juga menggandeng Angkasa Pura I dalam rencana pengelolaan Terminal empat Bandara Internasional Kuwait.

“Kami akan mengirimkan tenaga ahli mulai periode 2021-2023. Kemudian dilanjutkan dengan keikutsertaan Angkasa Pura I – IIAC dalam seleksi pengelolaan Terminal 2 Kuwait Bandara Internasional Kuwait dan Bandara Internasional Jeddah di Arab Saudi pada masa yang akan datang,” ujarnya. (omy)