Angkasa Pura 2

Ratu Elizabeth II Pimpin Rapat Bahas Keluarnya Pangeran Harry dan Meghan dari Kerajaan

FigurSenin, 13 Januari 2020
images (4)

media.media.1bfe5d63-8f97-42a7-92eb-a858db3076e8.original1024

LONDON (BeritaTrans.com) – Ratu Elizabeth II dan anggota senior keluarga Kerajaan Inggris akan berkumpul di Sandringham untuk mendiskusikan peran Pangeran Harry dan Meghan Markle pada masa mendatang.

Pangeran Harry, Pangeran William, dan Pangeran Charles akan hadir, sementara Meghan diperkirakan akan bergabung dalam diskusi tersebut melalui sambungan telepon dari Kanada.

Sebelumnya, Pangeran Harry dan Meghan Markle telah mengumumkan keputusan mereka untuk mengundurkan diri dari kapasitas mereka sebagai anggota “senior” keluarga Kerajaan Inggris.

_110487997_royal_family_tree_elizabeth_to_will_v2_640_indonesian-nc

Koresponden BBC di Istana Buckingham, Jonny Dymond, menggambarkan pertemuan itu sebagai “sejarah kerajaan sedang dibuat”.

Pertemuan itu sendiri diharapkan menghasilkan “langkah selanjutnya” terkait hubungan pasutri tersebut dengan Keluarga Kerajaan, sesuai dengan keinginan Ratu Elizabeth II dalam menemukan solusi dalam hitungan hari.

Akan tetapi, sebagaimana dilaporkan koresponden BBC, kesepakatan yang bakal disetujui semua pihak “mungkin memerlukan waktu”.

Beragam topik yang kemungkinan dibahas, antara lain pendanaan yang diterima Pangeran Harry dan Meghan, apakah pasutri tersebut akan menyandang gelar kerajaan, dan tugas-tugas kerajaan apa yang bakal tetap mereka jalankan.

Pertemuan di properti Ratu Elizabeth II—yang dijuluki “Sandringham summit”—merupakan pertama kalinya anggota senior keluarga kerajaan bertatap muka dengan Pangeran Harry sejak dia dan istrinya mengumumkan keputusan mereka.

Sebelumnya Ratu Elizabeth II menghubungi putranya, Pangeran Charles, serta cucunya, Pangeran William guna berunding mengenai keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle mengundurkan diri dari kapasitas mereka sebagai anggota “senior” keluarga Kerajaan Inggris.

Mereka kemudian mengutus staf senior kerajaan untuk mencari solusi.

Istana Buckingham “kecewa” dan para anggota senior keluarga kerajaan diketahui “terluka” oleh pengumuman Pangeran Harry dan Meghan.

BBC mendapat informasi bahwa Pangeran Harry dan Meghan tidak berkonsultasi dengan anggota keluarga kerajaan lainnya—termasuk Ratu Elizabeth II maupun Pangeran William—sebelum mengemukakan pernyataan itu.

Pangeran Harry dan Meghan mengaku keputusan tersebut diambil “setelah berbulan-bulan mempertimbangkan dan berdiskusi internal”.

“Kami berniat mengundurkan diri sebagai anggota ‘senior’ Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara keuangan, seraya terus mendukung penuh Yang Mulia Ratu.”

Dalam pernyataan yang diunggah akun Instagram mereka, pasutri itu menyebut niat mereka dalam mengundurkan diri dari kapasitas mereka sebagai anggota “senior” keluarga Kerajaan Inggris untuk kemudian mandiri secara finansial.

duchess-of-sussex-and-prince-harry-duke-of-sussex-wave-as-news-photo-1578678469

Mereka juga mengatakan berencana membagi waktu antara Inggris dan Amerika Utara selagi “terus menghormati tugas kepada Ratu, Persemakmuran, dan patron kami”.

Jika kesepakatan dapat ditentukan dalam beberapa hari mendatang, diperkirakan perlu waktu untuk menerapkannya.

Sejumlah laporan surat kabar Inggris berspekulasi bahwa Pangeran Harry dan Meghan dapat melakoni wawancara dengan televisi yang berpotensi merusak jika mereka tidak senang dengan hasil diskusi.

Tom Bradby, penyiar dan teman pasangan tersebut yang membuat dokumenter dengan mereka tahun lalu, menulis pada Sunday Times: “Saya punya beberapa ide tentang apa yang mungkin bakal mengudara dalam wawancara penuh, sembari duduk, dan blak-blakan, saya pikir itu tidak akan bagus.”

ac3f02c0173c6bce073e5cee440b3a78

Meghan tengah berada di Kanada dengan anaknya yang berusia delapan bulan, Archie, setelah bertolak ke sana di tengah diskusi yang melibatkan pemerintah Inggris dan Kanada.

Selama liburan Natal, pasutri tersebut cuti enam pekan dari tugas-tugas mereka sebagai anggota keluarga kerajaan untuk berlibur di Kanada bersama putra mereka, Archie, yang lahir pada Mei 2019.

Pasangan itu sedang bersiap meluncurkan lembaga amal Sussex Royal, yang mereka bentuk setelah berpisah dari Yayasan Duke and Duchess of Cambridge pada Juni 2019.

Pada Desember lalu, terungkap bahwa mereka sudah melayangkan pendaftaran merek Sussex Royal yang mencakup buku, kalender, pakaian, penggalangan amal, pendidikan, dan layanan sosial.

Tak Ingin Membunuhnya

Sebelumnya Pangeran Harry menegaskan dirinya akan “selalu” melindungi keluarganya, dan menambahkan dirinya “tidak akan bersedia dipaksa mengikuti permainan sama yang telah membunuhnya”.

Berbicara pada sebuah dokumenter saluran televisi ITV, Harry yang bergelar resmi Duke of Sussex tersebut mengatakan dia tidak akan “mengulangi masa lalu”.

Sementara itu, Duchess of Sussex, gelar resmi istrinya, mengatakan teman-temannya di Inggris telah memperingatkan dirinya untuk tidak menikahi Harry karena perhatian berlebihan dari media.

Pasangan keluarga kerajaan tersebut diwawancarai oleh wartawan stasiun televisi ITV, Tom Bradby, saat melakukan kunjungan ke Afrika Selatan pada bulan September.

Tanpa Bantuan Finansial Kerajaan

Melalui keputusan yang belakangan mengecewakan Istana Buckingham itu, Harry dan Meghan berencana bekerja dan andiri secara finansial.

20039730-7600911-image-a-50_1571754750953

Pertanyaannya, bagaimana pasangan itu memenuhi kebutuhan finansial mereka saat ini? Apakah mereka benar-benar mampu bertahan tanpa bantuan Kerajaan Inggris?

Siapa yang selama ini membayar pengeluaran Harry dan Meghan?

Pasangan yang menikah 19 Mei 2018 itu menyatakan, 95% anggaran resmi mereka didanai Pangeran Charles, ayah Harry yang berstatus Putra Mahkota Kerajaan Inggris.

Charles tidak hanya menanggung Harry dan Meghan, tapi juga Pangeran William-Kate Middleton.

Bukan cuma aktivitas publik, Charles juga mendanai kebutuhan pribadi dua pasangan tersebut.

Selama 2018 dan 2019, saat Meghan secara resmi menikahi Harry dan menjadi bagian dari Kerajaan Inggris, total pembiayaan yang ditanggung Charles itu mencapai US$6,5 juta atau sekitar Rp89,4 miliar.

Uang itu berasal dari penghasilan Charles di atas tanah dan properti kerajaan di Cornwall. Investasi besar berupa properti dan keuangan Charles tersebut menghasilkan US$28,2 juta atau Rp387,9 miliar.

Sementara itu, 5% pengeluaran Harry dan Meghan berasal dari hibah pemerintah. Berdasarkan undang-undang, pemerintah Inggris wajib memberi hibah untuk menutup biaya tugas formal anggota kerajaan dan perawatan sejumlah istana.

Seluruh angka tadi tidak termasuk anggaran keamanan Harry dan Meghan yang dihitung terpisah.

Dana Hibah Kerajaan diambil dari keuntungan investasi properti milik kerajaan. Setelah mundur dari tugas resmi Kerajaan Inggris, Harry dan Meghan menyatakan akan berhenti menerima uang itu.

Berapa nilai kekayaan Harry dan Meghan?

Total harta kekayaan Meghan diperkirakan mencapai sekitar US$5 juta atau Rp68 miliar. Angka itu berdasarkan estimasi yang dihitung Majalah Fortune.

Salah satu sumber penghasilan Meghan berasal dari penampilannya dalam serial bertema hukum berjudul Suits. Dia disebut mendapatkan US$50 ribu atau Rp687 juta per episode.

Meghan juga memiliki blog gaya hidup dan merancang busana untuk merek pakaian asal Kanada.

Adapun, analisis Wealth X memperkirakan kekayaan Harry bernilai US$25 juta atau Rp343 miliar.

Harry dan William menerima sebagian besar keuntungan perusahaan yang diwariskan almarhum ibu mereka, Putri Diana.

Merujuk laporan Fortune, ketika berusia 30 tahun pada 2014, Harry menerima US$13,3 juta atau sekitar Rp182 miliar dari lembaga pengelola dana yang dibentuk Diana.

Apa maksud merdeka secara independen bagi Harry dan Meghan?

prince-harry-and-his-fiancee-meghan-markle-visit-reprezent-news-photo-1576881234

Dalam situs resmi mereka, Harry dan Meghan menyebut bahwa Hibah Kerajaan yang mereka terima hanya sebesar 5% dari total penghasilan mereka.

Belum jelas apakah mereka akan juga akan berhenti menerima anggaran dari sumber lainnya.

Pasangan itu akan tetap menerima rincian biaya keamanan dari kepolisian London yang bekerja atas dana publik. Namun total biaya itu tidak dibuka kepada masyarakat.

Rencana Harry dan Meghan untuk pulang-pergi Inggris dan Amerika Utara sepertinya akan membuat biaya keamanan itu membengkak.

Kemungkinan besar mereka akan tetap membayar jasa keamanan itu, walau angkanya diyakini akan sangat besar.

Mereka mengklaim selama ini selalu membayar sendiri perjalanan pribadi mereka. Kebiasaan itu akan terus berlanjut setelah keputusan mundur dari sebagian besar aktivitas Kerajaan Inggris.

Di sisi lain, pernyataan itu juga dapat diartikan bahwa dana publik akan tetap mereka gunakan untuk tugas resmi kerajaan.

Harry dan Meghan mempertahankan rumah mereka di Inggris, yang berada di Frogmore Cottage, Windsor. Renovasi kediaman mereka itu tahun lalu dibiayai pajak masyarakat, sebesar US$3,1 juta atau Rp47 miliar.

Apakah anggota Kerajaan Inggris boleh memiliki penghasilan pribadi?

Sebagai anggota senior kerjaan, Harry dan Meghan tidak diizinkan memiliki penghasilan pribadi dalam bentuk apapun.

Namun pasangan itu merujuk sejumlah anggota Kerajaan Inggris lain yang memiliki pekerjaan tetap.

Putri Beatrice dan Putri Eugenie kini tak aktif sebagai bagian dari kerajaan.

Putri Beatrice, anak tertua Pangeran Andrew, bekerja secara profesional di bidang keuangan. Adapun, Putri Eugenie, adik kandung Beatrice, merupakan direktur sebuah galeri seni.

Bagaimanapun, dana hasil pajak publik tetap digunakan untuk sebagian aktivitas mereka, salah satunya untuk jasa keamanan dalam pernikahan Eugenie tahun 2018.

Bagaimana Harry dan Meghan akan mendanai kehidupan mereka hingga kini masih belum jelas, menurut David McClure, penulis buku tentang keuangan Kerajaan Inggris.

“Saya kira mereka akan mendapat uang dari menulis buku atau penampilan di televisi. Ada pembicaraan Harry dan Meghan tampil dalam program milik Oprah Winfrey, jadi itu salah satu cara yang mungkin mereka lakukan untuk mendapatkan uang,” ujarnya kepada BBC.

Apa langkah Harry dan Meghan setelah ini?

Dalam pernyataan mereka, pasangan itu menyebut pembentukan badan amal merupakan salah satu prioritas mereka di masa depan.

Rencana itu berkaitan dengan keputusan mereka mundur dari Yayasan Kerajaan Inggris tahun 2018. Yayasan itu sebelumnya mereka kelola bersama William dan Kate.

Didirikan tahun 2009, Yayasan Kerajaan Inggris bergerak di sejumlah bidang yang dekat dengan dua pangeran itu, antara lain anggota angkatan bersenjata, konservasi lingkungan, dan kesehatan mental.

Pemasaran citra

Juni 2019, Harry dan Meghan mendaftarkan hak cipta Royal Sussex, yang dilekatkan pada sejumlah produk, antara lain kotak pensil, aktivitas olahraga dan jasa pendidikan.

Sebagai salah satu pasangan paling dikenal masyarakat dunia, citra mereka bernilai jual tinggi.

Jumlah pengikut akun Instagram mereka, @sussexroyal, berjumlah lebih dari 10 juta akun. Meghan juga merupakan orang yang paling sering dicari di mesin pencarian Google tahun 2019.

Apakah salah satu sumber pendapatan potensial ini akan atau dapat mereka manfaatkan masih diperbedatkan.

Silang pendapat juga masih akan terus muncul terkait apakah sejumlah potensi pemasukan itu benar-benar mereka butuhkan untuk mandiri secara finansial.

Sumber: bbcindonesia.com