Angkasa Pura 2

Pegawai Kemenhub Diajak Melek Teknologi Terkait Laporan Keuangan

Dermaga SDMSelasa, 14 Januari 2020
IMG_20200113_212950

IMG_20200113_212853

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Pegawai Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan diajak melek teknologi dalam pembuatan laporan keuangan.

Hal itu menurut Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha dilakukan untuk mempermudah, mempercepat, sekaligus peningkatan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan.

“Di era yang serba teknolohi, sudah harus mulai menggunakan aplikasi-aplikasi dsn membiasakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) bisa melek teknologi. Laporan keuangan dengan aplikasi untuk memudahkan pembuatannya,” tutur Arif Toha dalam acara “Rekonsiliasi penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019″ di Bandung, Senin (13/1/2020) malam.

Dia juga mengjngatkan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel hal yang utama adalah pengelolaan keuangan dan laporannya.

“Sebagai informasi bahwa Realisasi Direktorat Jenderal perhubungan laut sebesar + 92,91%, hal ini merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan,” ujarnya.

IMG_20200113_213521

Begitu juga dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang juga lebih besar dari prognosa. Disebutkan sebelumnya bahwa target PNBP tahun 2019 yakni Rp3,7 triliun namun mampu menembus 105 persen atau Rp3,73 triliun.

Dalam era demokrasi dan keterbukaan ini, kata dia, tuntutan masyarakat luas terkait tata kelola keuangan maupun barang yang baik terus mengemuka melalui berbagai forum media.

“Hampir seluruh komponen masyarakat secara kritis menuntut agar pencapaian hasil pembangunan pada umumnya dan pengelolaan keuangan dan kekayaan negara pada khususnya, serta segala hal yang berhubungan dan pelayanan publik dilakukan secara transparan, dilakukan secara akuntabel sesuai dengan prinsip-prinsip clean and good governance,” urainya.

Dia berharap semua jajarannya, betul-betul membenahi tata kelola keuangan maupun barang sehingga bisa meminimalisir temuan-temuan aparat pemeriksa intern maupun ekstern dalam hal ini Inspektorat Jenderal maupun BPK-RI. (omy)

Foto: Indi (Humas Ditjen Hubla)

loading...