Angkasa Pura 2

Ini 5 Kapal Perang Fregat Terbaik di Dunia

Dermaga HankamSelasa, 21 Januari 2020
timthumb.jpeg

Bekasi (BeritaTrans.com) – Kapal perang sangat memiliki peran strategis dalam peralatan angkatan di banyak negara.

Apalagi untuk Indonesia yang memiliki wilayah laut sangat luas, dari Sabang sampai Merauke.

Salah satu contoh negara yang mendominasi kapal perang yakni Amerika Serikat (AS) yang memiliki Angkatan Laut yang besar dan modern.

Semua armada Angkatan Laut Amerika diperkuat kapal induk bertenaga nuklir, kapal-kapal perang jenis destroyer dan cruiser hingga kapal selam yang memiliki peluru kendali balistik antar benua yang bisa ditembakkan dari dalam laut.

Sementara itu, Indonesia yang menjadi negara kepulauan terbesar di dunia, belum memiliki kekuatan dan postur Angkatan Laut yang besar serta modern.

Indonesia memang memiliki seratusan kapal perang, tetapi mayoritas kapal-kapal itu berteknologi lama dan sudah tua.

Bahkan bila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura atau Vietnam, kualitas kapal perang Indonesia masih kalah.

Di dunia ini, salah satu kapal yang banyak dipakai dan diandalkan ialah kapal perang jenis fregat.

Kapal perang jenis fregat merupakan kapal kombatan yang memiliki panjang, bobot dan fungsi di atas kapal perang jenis korvet.

Hingga saat ini, kapal perang jenis fregat popular di negara-negara maju.

Secara umum kapal-kapal perang jenis fregat memiliki bobot di atas 4000 ton, panjang melebihi 125 meter dan memiliki kemampuan peperangan anti serangan udara, anti kapal permukaan sampai memburu dan menghancurkan kapal selam.

Menurut Military Today berikut lima kapal perang jenis fregat terbaik di dunia:

1. Kapal fregat Admiral Gorshkov Rusia

Admiral Gorshkov Class menjadi kapal fregat terbaik di dunia karena kemampuan peperangan yang mumpuni.

Admiral Gorshkov Class mampu menjalani peperangan dengan kapal permukaan, memburu kapal selam, merontokkan pesawat terbang sampai operasi-operasi pelumpuhan perompak dan bantuan tembakan ke darat.

Kapal fregat Admiral Gorshkov Class memiliki panjang 135 meter, bobotnya 4500 ton, awaknya sebanyak 210 orang, kecepatannya hingga 29,5 knot (55 kilometer per jam) dan bisa berlayar non-stop selama 15 hari.

2. Kapal fregat Iver Huitfeldt Denmark

Ini adalah kapal perang fregat yang sedang dipesan Indonesia. Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto secepatnya menyelesaikan pembelian kapal ini.

Iver Huitfeldt Class adalah jenis kapal perang fregate yang bisa dipasangi persenjataan, sendor dan radar sesuai pesanan negara pembeli. Artinya, kapal ini sangat customize.

Kapal dengan panjang 138,7 meter, bobot 6645 ton dan kecepatan 30 knot (55,5 kilometer perjam) ini diawaki 101 prajurit.

Bila Indonesia memiliki fregat ini, maka kekuatan angkatan laut akan menjadi terkuat khususnya di ASEAN.

3. Kapal fregat Sachen Class Jerman

Jerman saat ini memiliki kapal fregat Sachen Class, kapal perang dengan teknologi terbaru dan canggih di Eropa.

Kapal ini memiliki rudal Harpoon yang termashyur untuk menghajar kapal permukaan lawan, kanon Oto Melara 76 milimeter dan torpedo dengan kaliber 324 milimeter.

Sensor dan radarnya yang canggih membuat Sachen Class memiliki keunggulan mendeteksi kapal, pesawat sampai kapal selam lawan meski jaraknya masih di luar horison.

Kapal Sachen Class memiliki panjang 143 meter, bobot 5780 ton, kecepatan sampai 29 knot (54 kilometer per jam) dan sanggup berlayar beberapa minggu.

4. Kapal fregat Aquitaine Prancis

Aquitaine Class bisa menyerang sasaran di darat yang jaraknya 1000 kilometer, hingga operasi penumpasan perompak.

Mesir dan Maroko membeli masing-masing satu kapal Aquitane Class.

Kapal fregat dengan panjang 142,2 meter dan bobot 6000 ton sanggup membawa delapan rudal anti kapal permukaan Exocet 40 Block 3, 16 rudal Aster untuk anti serangan udara sampai torpedo 324 milimeter.

5. Kapal fregate Alvaro de Bazan Spanyol

Alvaro de Bazan Class memiliki keunggulan peperangan anti serangan udara, berkat sistem manajemen tempur AEGIS buatan Amerika Serikat.

Spanyol memiliki lima kapal perang ini, dan Australia serta Norwegia masing-masing punya satu.

Kapal ini juga tangguh menghalau kapal permukaan lawan, berkat rudal Harpoon dan kanon 127 milimeter.

Alvaro de Bazan Class memiliki panjang sampai 146,7 meter, bobot 5853 ton, kecepatan 28 knot (52 kilometer per jam) dan diawaki hingga 250 prajurit.(lia/sumber:genpi)