Angkasa Pura 2

Berkapasitas 406 Penumpang, Boeing 777X Uji Terbang Pekan Ini

KokpitRabu, 22 Januari 2020
Boeing-777X-e1575799074541

SEATTLE (BeritaTrans.com) – Pabrikan pesawat Boeing berencana untuk melakukan uji terbang pertama dari pesawat 777X yang tertunda akhir pekan ini, kata dua orang yang mengetahui masalah ini pada hari Selasa.

Sebuah sumber yang dekat dengan salah satu dari sembilan pelanggan perusahaan jet berbadan lebar, seperti dikutip reuters.com, mengatakan penerbangan itu akan berlangsung pada hari Kamis atau Jumat di pangkalan komersial Boeing di luar Seattle, tergantung pada cuaca.

Orang lain yang akrab dengan program itu mengatakan penerbangan itu akan terjadi akhir pekan ini.

Boeing tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Boeing mengatakan model mesin twin-engine terbesarnya, yang dirancang untuk menampung rata-rata 406 orang, akan terbang untuk pertama kalinya pada awal 2020, dengan jet pertama di jalur yang akan dikirimkan pada tahun 2021. Awalnya pesawat itu akan dikirim pada pertengahan -2020.

Simulator Telah Dipesan

Meski Boeing 777X belum melaksanakan penerbangan perdana akibat sejumlah masalah teknis yang dihadapi, pemesanan simulator pesawat badan lebar terbaru Boeing ini telah tercatat datang dari empat maskapai.

Maskapai keempat yang memesan simulator gerak penuh 777X dengan nama CAE 7000XR Series Level D FFS ini adalah Emirates. Maskapai yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab ini mengumumkan pesanannya pada Kamis, 5 Desember 2019.

Simulator 777X tidak dibuat oleh Boeing, melainkan oleh CAE.

Untuk diketahui, Emirates telah melakukan pemesanan 126 unit Boeing 777X dan menjadikannya maskapai terbanyak pemesan pesawat klan terbaru Triple Seven ini. Dijadwalkan, Emirates bakal menerima pesawat 777X pada 2021.

0212020231311

Hubungan Emirates dan CAE sendiri telah terjalin selama 25 tahun dimana CAE menyediakan paket-paket pelatihan untuk Emirates.

CAE di lamannya memberitakan, pihaknya telah mendapatkan kontrak pelatihan dari empat maskapai. Emirates adalah maskapai keempat yang telah menandatangani kontrak.

Pada 2017, CAE mengumumkan Lufthansa sebagai maskapai pertama yang memesan simulator 777X. Maskapai utama Jerman ini juga sebagai launch customer Boeing 777X-9.

Setahun berikutnya, pesanan tiga simulator 777X datang dari Qatar Airways. Sementara maskapai ketiga yang memesan simulator ini berasal dari kawasan Asia, namun tidak disebutkan namanya.

Adapun 777X-9 merupakan pesawat jet komersial terbesar dari Boeing sebagai pengganti 747-400 dengan daya tampung 414 penumpang dalam dua konfigurasi kabin.

Pesawat ini dapat menjelajah jarak 7.525 mil laut (13.936 km) dan dipersiapkan Boeing untuk melawan dominasi Airbus A350 XWB.