Angkasa Pura 2

KKP Gelar Safari Gemarikan Pertama Tahun ini di Aceh Utara

Kelautan & PerikananMinggu, 26 Januari 2020
20200125-makan-ikan

Aceh Utara (BeritaTrans.com) – Kampanyekan gerakan makan ikan (Gemarikan), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI gelar Safari Gemarikan bersama komisi IV DPR RI di Gampong Keude Lapang, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Sabtu (25/1/2020).

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf bersama jajaran turut hadir dan ikut serta mengkampanyekan gerakan memasyarakatkan makan ikan, bagi masyarakat Aceh Utara.

Pemkab Aceh Utara melalui Dinas Perikanan dan Kelautan mendapat bantuan paket bangunan sentra berupa gedung gudang garam nasional serta satu unit mobiler operasional yang diserahkan langsung Dirjen KKP Dr Agus Suherman didampingi anggota Komisi IV DPR RI Muslim S.H.I, MM kepada Wakil Bupati Aceh Utara.

Dr Agus Suherman, Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan mengatakan selama ini KPP terus gencar mengkampanyekan Gemarikan.

Program ini juga untuk mendukung program nasional dalam penanganan dalam memperkecil angka stunting.

“Untuk tahun 2020 kita mulai dari Aceh Utara, kemudian dilanjutkan kabupaten/ kota provinsi lain di Indonesia,” ujar Agus.

Menurut Agus, Aceh Utara khususnya kecamatan Lapang, memiliki potensi dan peluang menjadi salah satu lumbung ikan dan garam nasional.

Adapun beberapa langkah nantinya yang akan diberikan KPP yakni mendorong tumbuhnya usaha budidaya sektor perikanan dan memberikan pendampingan pemasaran serta mengintegrasikan kelangsungan untuk jangka panjang produksi.

Sementara itu anggota Komisi IV DPR RI Muslim dalam sambutannya mengatakan, agar program makan ikan dapat didukung oleh pemerintah kabupaten/kota di Aceh dengan mengkampanyekan Gemarikan.

“Ikan itu mengandung protein sangat tinggi, maka harus terus dikampanyekan. Apalagi Aceh Utara yang memiliki potensi sangat besar,” pinta Muslim.

Maka dari itu, Pemkab Aceh Utara dan juga Provinsi harus mendukung sepenuhnya program bagi peningkatan nelayan dan kelompok petani garam di desa ini.

“Kita DPRI akan terus mensuport program ini guna memperjuangkan komunitas nelayan dan kelompok tani Aceh Utara,” jelasnya.

Selain itu Muslim berharap agar leading sektor tersebut bisa dijaga dengan oleh semua pihak yang terlibat didalamnya, baik itu camat, keuchik maupun masyarakat dilingkungan ini, dengan memamfaatkan segala fasilitas serta potensi yang sudah ada,” harapnya.

Kegiatan Safari Gemarikan di akhiri dengan peresmian Gudang untuk penyimpanan produksi Garam serta penyerahan proposal oleh Pemkab Aceh Utara diwakili Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf atau akrab disapa Si Dom Peng.

Dompeng menuturkan, dalam hal ini Pemkab Aceh Utara sudah menyiapkan tanah seluas 21 hektar untuk pengembangan program perikanan dan juga produksi garam di Lapang, Aceh Utara.

“Kita berharap dan minta Dirjen dan DPR RI bisa memberikan perhatian dan memperjuangkan program tersebut, dimana ini dapat membantu masyarakat disini dalam segi perekonomian,” pungkasnya. (Fahmi/sumber:AJNN)