Angkasa Pura 2

Soal Pandemi Virus, Bill Gates Pernah Meramalkannya

FigurMinggu, 26 Januari 2020
026202063059

WASHINGTON (BeritaTrans.com) – Kehadiran virus mematikan dan penyebarannya di dunia, sebelumnya pernah diprediksi oleh Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus orang terkaya di dunia.

Ia mengungkap hal itu dalam acara yang diselenggarakan Massachusetts Medical Society New England Journal of Medicine di 2018.

Gates meramalkan pandemi virus super yang akan meletus di China. Virus ini bisa membunuh 33 juta orang di seluruh dunia dalam enam bulan pertama.

Kala itu, ia mengatakan bahwa di era dengan segala industri yang sedang berkembang pesat, ada satu hal yang tidak mengalami kemajuan, yaitu kesiapan manusia menghadapi wabah penyakit besar atau pandemi. Wabah virus menjadi salah satu ancaman terbesar di dunia selain perang.

images

“Dunia harus bersiap-siap untuk menghadapi pandemi sebagaimana mereka bersiap untuk menghadapi perang,” kata Gates dalam konferensi tersebut, dikutip dari The Sun dan Kumparan.

Dalam paparan itu, Bill Gates juga menjelaskan soal studi yang menampilkan bagaimana dan seberapa cepat virus itu menyebar.

Prediksi itu diambil berdasarkan data video Institute for Disease Modeling yang memperkirakan dunia akan menghadapi virus berbahaya dalam 10 hingga 15 tahun ke depan. Video time lapse itu menjelaskan bagaimana wabah potensial dari China kemudian dengan cepat menyebar ke berbagai belahan Bumi.

Pada akhirnya, ia bisa menewaskan 33 juta orang di dunia.

ST_20200123_CYVIRUS_5400106

Tantangan yang dialami dunia kali ini adalah virus corona baru yang disebut novel coronavirus (2019-nCoV). Virus ini masih satu keluarga dengan virus corona penyebab SARS dan MERS. Seperti diketahui, SARS tercatat telah menewaskan 349 orang di daratan Cina dan 299 di Hong Kong pada 2002 dan 2003.

Hingga Sabtu (25/1), virus corona telah menginfeksi sekitar 1.287 orang, menewaskan 41 orang di China, dan mengancam 22 juta jiwa yang tinggal di kota Wuhan dan Huanggang.

China-Virus-South-Korea-900x540Para pekerja menyemprotkan desinfektan di area bea cukai, imigrasi, dan karantina di bandara internasional Incheon, sebelah barat Seoul, pada 21 Januari 2020. Foto: AFP / STR / Yonhap

Virus ini juga dikonfirmasi telah menyebar ke negara lain. Beberapa negara di antaranya ialah Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, hingga Amerika Serikat. Berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah China, termasuk mengisolasi kota Wuhan dan Huanggang, serta menghentikan semua penerbangan dan perjalanan darat menuju Kota Wuhan.

Novel coronavirus dikaitkan dengan penyakit pneumonia berat, yakni infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan.

Virus corona diduga disebarkan lewat hewan, dan menular dari manusia ke manusia. Studi terbaru mengungkapkan, coronavirus diduga berasal dari ular Bungarus multicinctus atau ular belang Taiwan dan Naja atra atau kobra China, yang banyak dijual di pasar makanan Wuhan.

(via).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari