Angkasa Pura 2

Senin Ini Tes SKD CPNS Sejumlah Instansi

SDMSenin, 27 Januari 2020

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019 digelar serentak sejumlah instansi pada Senin (27/1/2020) ini. Khusus pelamar jabatan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Intelijen Negara (BIN), titik lokasi atau tempat tes berada di sejumlah tempat.

Pelaksana Tugas Kepala Humas BKN Paryono mengatakan, titik lokasi BKN meliputi kantor pusat BKN di Jalan Mayjend Sutoyo, Cililitan Jakarta Timur, kemudian 13 kantor regional dan 20 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Pada titik lokasi BKN Pusat, tersedia 450 personal computer (PC) yang ditempatkan pada tiga ruangan berbeda untuk memfasilitasi 2. 250 peserta.

”Pelaksanaan SKD setiap hari terbagi maksimal lima sesi dan setiap sesi berlangsung 90 menit,” ujarnya, melalui keterangan resmi, Minggu (26/1/2020).

Dia menerangkan, hari pertama tes, titik lokasi BKN Pusat memfasilitasi SKD bagi peserta yang melamar formasi BKN dan BIN. Kepala BKN, kata dia, dijadwalkan membuka resmi pelaksanaan SKD di Kantor BKN Pusat pada pukul 08.00 WIB.

Paryono menerangkan, selain BKN dan BIN, pada hari pertama juga berlangsung SKD CPNS untuk instansi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Arsip Nasional, Mahkamah Agung, Kementerian Agama, LHK, BPOM, dan Bawaslu.

Selain itu, Setjen KPU, BPK, Pemkot Ternate, KKP, Kemensos, Pertanian, BKKBN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, BNN, KemenPAN RB, Ombudsman RI, Kemenristekdikti, Kota Batam, dan sejumlah Pemda.

“Pelamar yang dinyatakan lulus administrasi atau memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti SKD sebanyak 3.364.868 peserta, dari jumlah pendaftar sebanyak 4.433.029 orang,” ujarnya.

Tips Tes SKD

Seperti tahun sebelumnya, SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang terbukti tidak ada celah kecurangan.

Beberapa peserta yang lolos tes SKD tahun 2018, berbagi strategi mereka dalam mengerjakan tes tersebut. Seperti diketahui sebelumnya, materi SKD yang akan diujikan meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Tentu diperlukan persiapan yang matang, baik pemahaman materi tes, persiapan fisik, bahkan mental.

ilustrasi_seleksi_cpns_pemkot_surabaya

Lian Ifandri, seorang Analis Kebijakan yang bekerja di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengatakan, banyak mempelajari soal-soal tes CPNS dari tahun-tahun sebelumnya. Baginya, itu adalah salah satu persiapan penting menjelang tes. “Seringkali soal-soal CPNS memiliki pola yang sama dari tahun ke tahun. Soal-soal tersebut dapat dipelajari sehingga ketika mendapati soal sejenis saat ujian maka peserta akan lebih mudah menyelesaikannya,” ujarnya saat ditemui Tim Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Kepada peserta yang akan mengikuti tahap SKD, Lian menyarankan ketelitian, ketenangan, dan manajemen waktu dalam mengerjakan soal. Kegugupan peserta akan mengganggu fokus dan konsentrasi dalam menyelesaikan soal-soal SKD.

Saat mengerjakan soal SKD peserta tidak hanya dituntut untuk tepat dalam menjawab soal, tetapi juga harus menyelesaikannya dengan cepat. Dia menyarankan untuk mengerjakan soal dari yang dianggap paling mudah dan dikuasai. Sementara itu, peserta dapat melewati soal-soal yang dirasa lebih sulit.

“Apabila masih terdapat sisa waktu ujian maka gunakanlah untuk mengerjakan soal yang belum terjawab di setiap jenis soal untuk meningkatkan nilai. Strategi ini bisa dipakai untuk TWK, TIU, TKP,” katanya.

Hal yang tidak kalah penting juga dilontarkan oleh Yeski Kelsederi, Analis Perlindungan Perempuan dalam Situasi Bencana di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Menurutnya, persiapan fisik dan mental perlu diperhatikan dalam menghadapi SKD. Dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar dapat menjaga fokus dan konsentrasi pelamar dalam mengerjakan tes SKD.

“Selain itu, persiapan mental yang mantap dan percaya akan kemampuan diri dapat mengantarkan keberhasilan pelamar dalam tes SKD,” ujar Yeski.

Tips lain dibagikan oleh Maersk Ramadani Gumay, yang kini menjabat Analis Hukum di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Selain melatih diri dengan soal-soal CPNS, peserta juga harus aktif untuk mencari informasi di website atau media sosial resmi instansi yang dilamar dan bergabung WhatsApp Group untuk mencari informasi-informasi penting terkait tes SKD CPNS. “Kita juga harus aktif dalam mencari informasi mengenai SKD seperti jadwal tes, passing grade, keperluan yang dibutuhkan pada saat tes, dan lain sebagainya,” ujar Maersk.

Tak lupa dia mengingatkan untuk selalu berdoa pada Tuhan agar diberikan jalan yang terbaik ketika akan mengikuti seleksi CPNS. “Saya sudah pernah gagal tes CPNS sebelumnya. Jadi untuk teman-teman pelamar CPNS jangan pernah menyerah dalam berbagai persoalan dan tetap tunjukkan usaha maksimal ketika mengikuti tes nantinya,” tutur dia.

(tidak/sumber: inews.id/foto: antaranews.com).