Angkasa Pura 2

Menjadi Kepala BPTJ, Polana: Mengurusi Transportasi Sehari-hari Publik

Koridor SDMWednesday, 29 January 2020

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Puluhan tahun bergelut dengan urusan kebandarudaraan dan penerbangan. Juga urusan regulasi berkaitan dengan ketentuan internasional.

Selasa (28/1/2020), Polana Banguningsih Pramesti melepas urusan itu. Dia dilantik menjadi Kepala Badan Pengelola Transprtasi Jabodetabek (BPTJ) oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Pekerjaan ini sungguh menawarkan tantangan buat saya. Sesuatu yang baru dalam kaitan kedinasan, waalupun banyak hal telah saya ketahui dari banyak rapat dan diskusi sebelumnya dan rasakan langsung selaku pengguna transportasi darat di Jabodetabek” ujar Polana kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Rabu (29/1/2020).

Dia menuturkan harus cepat bekerja mengurusi transportasi sehari-hari warga Jabodetabek. Tidak hanya transportasi darat, tetapi juga kereta api dan laut. “Transportasi ke Kepulauan Seribu, Jakarta, juga harus kami layani dengan sangat baik,” cetusnya.

Dalam menjalankan pekerjaan itu, dia menuturkan akan learning by doing. “Pasti saya harus banyak belajar, termasuk dari teman-teman di BPTJ. Saya beruntung memiliki SDM luar biasa di BPTJ,” tuturnya.

Salah satu pekerjaan besarnya adalah membangun integrasi transportasi Jabodetabek dan semakin menguatkan koordinasi antardaerah. “Doakan saja transportasi di Jabodetabek menjadi lebih baik, lebih nyaman dan lebih ramah untuk siapapun, termasuk kalangan disabilitas dan pengendara sepeda,” ujarnya.

Biodata Polana

Salah satu Srikandi Kementerian Perhubungan ini merupakan seorang profesional yang sudah mengabdikan dirinya selama lebih dari 30 tahun di bidang perhubungan dan kebandarudaraan. Polana, begitu dia biasa dipanggil, mendalami bidang ini sejak tahun 1987.

0292020102751

Polana merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Lalu, dia melanjutkan sekolah di kampus yang sama dengan mengambil Program Pascasarjana untuk bidang Transportasi.

Sebagai seorang profesional, dia memulai karier di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan. Lalu, dia dipercaya sebagai Kepala Seksi Mutu Konstruksi Sipil Ditjen Hubud (1992–2002), Pemimpin Proyek PFBUJ (2002), Kepala Seksi Keterpaduan Program Bandara (2002–2005), Kasubdit Program Bandara (2005–2007), Kasubdit Rancang Bangun (2007–2008), dan Kasubdit Prasarana Bandara (2008-2013).

Polana dipercaya sebagai Technical Director PT Angkasa Pura. Dia merupakan satu-satunya direktur perempuan dalam jajaran direksi tersebut. Namun, ketika ada perombakan di Kemenhub, dia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. Polana dilantik pada Senin, 12 November 2018 menggantikan Agus Santoso. (awe).