Angkasa Pura 2

78 Kru WNI Dinyatakan Sehat di Dalam Kapal Pesiar Diamond Princess yang Dikarantina di Yokohama

Dermaga DestinasiSabtu, 8 Februari 2020
merlin_168456252_18ef33bf-37bb-4c5f-b5dd-06f4d1b4f0a4-articleLarge

TOKYO (BeritaTrans.com) – Sebanyak 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi awak kapal pesiar Diamond Princess dinyatakan sehat.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengemukakan telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Terdapat 78 kru WNI yang bekerja dalam Kapal itu.

11943538-3x2-xlargeSeorang wanita memegang bendera Jepang yang bertuliskan “kekurangan obat” di kapal pesiar Diamond Princess (Reuters: Kim Kyung-Hoon).

“KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Terdapat 78 kru WNI yang bekerja dalam Kapal Diamond Princess. Keseluruhan WNI tersebut saat ini dalam keadaan sehat,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Joedha Nugraha.

KBRI Tokyo mengaku juga telah menjalin komunikasi dengan para kru WNI untuk memantau kondisi mereka dan memberikan bantuan yang diperlukan.

“Sesuai protokol kesehatan, proses karantina dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 5 Februari 2020. Pihak kapal telah menyediakan kebutuhan logistik, layanan telepon dan internet gratis untuk memudahkan awak dan penumpang berkomunikasi dengan keluarga,” lanjut pihak kedutaan.

Sementara itu, tiga orang lagi di kapal pesiar Diamond Princess positif terinfeksi virus Corona baru, 2019-nCoV, sehingga jumlah orang yang terinfeksi bertambah menjadi 64 orang.

182020222427

Kapal itu berada di perairan Jepang dan dikarantina. Pihak berwenang Jepang sejauh ini telah melakukan tes terhadap sekitar 280 orang yang berada di dalam kapal tersebut setelah seorang mantan penumpang, yang turun di Hong Kong bulan lalu, didiagnosis terinfeksi virus Corona baru.

Hasil tes dari enam orang terbaru dirilis pada hari Sabtu (8/2/2020). Menurut Kementerian Kesehatan Jepang, tiga dari enam orang itu dikonfirmasi terinfeksi. Kementerian Kesehatan menolak memberikan rincian kewarganegaraan enam orang tersebut.

Ketiga orang yang terinfeksi telah dikirim ke rumah sakit. Ada lebih dari 3.700 penumpang dan awak di kapal Diamond Princess ketika tiba di lepas pantai Jepang pada Senin malam. Kapal merapat di Yokohama pada hari Kamis untuk dikarantina.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta Tokyo untuk memberikan dukungan yang cukup, termasuk perawatan mental, bagi para penumpang dan pasien.

(jasmine).