Angkasa Pura 2

TV di Kursi Pesawat Garuda Rusak, Sandiaga Uno Dapat Kompensasi Rp100 Ribu

Bandara KokpitRabu, 12 Februari 2020
Untitled-671x385

Beritatrans.com – Pada Selasa, 11 Februari 2020, salah satu penumpang Garuda Indonesia GA 696 jurusan Kendari-Jakarta yakni mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno membagikan pengalaman pribadinya terbang bersama maskapai nasional itu.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut Sandiaga mengatakan Garuda Indonesia sudah memberikan kompensasi sebesar Rp100 ribu atas tidak beroperasinya layar TV dalam perjalanan nanti antara Kendari ke Jakarta.

“Saat di pesawat dari Kendari menuju Jakarta, TV di kursi saya tidak berfungsi. Karena ketidaknyamanan ini, pihak maskapai yakni Garuda Indonesia memberikan kompensasi sebesar Rp100 ribu,” tulis mantan calon Wakil Presiden Republik Indonesia ini.

Ia juga berterima kasih atas kompensasi tersebut. Menurutnya, eejeki memang tidak pernah tertukar.

“Luar biasa servicenya. Lumayan buat beli kopi. Maju terus BUMN kita, maju terus Garuda Indonesia. Terus tingkatkan lagi kepuasan masyarakat. Sukses!

IMG_20200212_205329

Sementara itu, dalam video unggahan Sandiaga tersebut, salah seorang karyawan Garuda Indonesia tampak meminta maaf atas ketidaknyamanannya penerbangan

“Kami juga meminta maaf pak atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih banyak pak. Selamat terbang,” ujarnya.

Pasca unggahan tersebut, netizen pun ramai-ramai berkomentar. Seperti datangnya dari pemilik akun Agusdirgasura. Dia menayakan bagaimana cara mendapat kompensasi itu.

“Cara dapetinny bagaimana pak? Karena saya beberapa kali, dan ngga ada kompensasi apa-apa. Selain permintaan maaf,” tulisnya.

Menanggapi komentar Agus, salah seorang pemilik akun bernama Panduutomo memberikan penjelasan terkait pertanyaan Agusdirgasura. Menurutnya, kalau pada saat checkin kita dapat kursi 2 baris dari belakang itu pada saat checkin kita langsung dapat kompensasi di meja checkin. Karena 2 baris dari belakang itu TVnya dinon aktifkan.

“Kalau seluruh pesawat TVnya mati, kompensasi diberikan pada saat boarding. Pasti Aircrew memberi tau kepada grondstaff kalau pesawat yang dipakai TVnya mati atau sedang bermasalah,” jelasnya.(ny/Sumber:terkini.id)