Angkasa Pura 2

Haru, ASN Peserta PKA Kemenhub Angkatan XXXIX Tebar Tali Asih di Panti Wherda Bandung

SDMSabtu, 15 Februari 2020
IMG-20200215-WA0009

IMG-20200215-WA0015

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Bahagia mereka adalah kebahagiaan kami. Sebanyak 32 Aparatur Negara Sipil (ASN) peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Kementerian Perhubungan angkatan XXXIX tebar tali asih sebagai aksi sosial di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi, Bandung, pagi ini (15/2/2020).

Kedatangan mereka disambut 22 orang penghuni panti lanjut usia (Lansia) dengan raut wajah bahagia dan sumringah.

Kepala Bagian Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Ditjen Perhubungan Laut, Wisnu Wardana yang menjadi salah satu peserta aksi sosial tersebut mengungkapkan bahwa aksi tersebut selain merupakan bagian dari kegiatan Diklat Pembangunan Karakter tingkat III Kemenhub juga merupakan bentuk kepedulian secara sadar dan suka rela untuk berbagi cinta kasih terhadap sesama.

IMG-20200215-WA0008

Di panti sosial tersebut, para peserta Diklat melakukan aksi sosial seperti bersenandung tembang kenangan serta penyerahan bantuan.

“Aksi sosial itu menjadi kegiatan yang menyenangkan sebagai wadah untuk berbagi, bukan hanya untuk kami selaku ASN, melainkan juga para lansia. Sebab, melalui momen ini para lansia dapat mencurahkan semua cerita hidupnya juga pengalamannya dan keluh kesahnya selama berada di panti,” urai Wisnu.

Para penghuni Panti berbagi tentang semua pengalaman hidup. Serta, tak lupa memberikan para ASN nasihat-nasihat serta motivasi untuk menjadi manusia yang berguna bagi orang banyak.

IMG-20200215-WA0011

Salah satu penghuni panti, yang akrab disapa Nek Inem (83 tahun) juga merasakan kegembiraannya saat para peserta mengajak ngobrol dan memberikan perhatian selama di panti.

Meski berusia lanjut, Nek Inem tampak antusias dan semangat berkomunikasi dengan salah satu peserta aksi sosial dan mengungkapkan rasa senang dan harunya melalui tatapan mata yang diiringi isak tangis saat menceritakan kehidupannya.

“Di dunia, kita harus memuliakan tiga orang tua yaitu pertama orang tua yang melahirkan dan membesarkan kita, yang kedua orang tua yang memberi kita ilmu dan dengan tulus mengajar kita yaitu Ibu/Bapak guru kita, yang ketiga orang yang lebih tua yaitu seperti kakek/nenek yang berada di hadapan kita. Jadi muliakanlah mereka dan rawatlah dengan baik,” ujar salah satu peserta aksi sosial, Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Politeknik Penerbangan Makassar Dhian Supardam dengan mata berkaca-kaca menahan haru.

IMG-20200215-WA0014

Aksi sosial tersebut ditutup dengan pertunjukan dari peserta Diklat Pembangunan Karakter tingkat III yang mampu menghibur 22 penghuni panti.

“Melihat para sesepuh tertawa dan bahagia tentunya memberikan kebahagiaan untuk kita semua karena bagi kami bahagia mereka adalah kebahagiaan kami,” tutup Wisnu.

Sebagai informasi, Diklat Pembangunan Karakter tingkat III ini merupakan bagian dari PKA Kemenhub angkatan XXXIX dengan para peserta adalah para Pejabat Administrator di lingkungan Kemenhub yang di mulai dengan Diklat Pembangunan Karakter tingkat III pada 10-16 Februari 2020 di Balai Pengembangan Karakter SDM Transportasi Bandung yang dilanjutkan dengan Pelatihan Kepemimpinan Administrator di Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan Bogor pada 17 Februari- 12 Juni 2020.

IMG-20200215-WA0013

Adapun Panti sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi didirikan oleh perkumpulan Budi Istri pada 19 November 1948 di Bandung dan merupakan panti sosial tertua di Bandung. Pernah, Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno mengunjungi panti yang berkapasitas 38 orang ini pada tahun 1957. (omy)

IMG-20200215-WA0022

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari