Angkasa Pura 2

Kemenhub Laksanakan Latihan Selam dan Pemadaman Api di Tanjung Uban

DermagaSelasa, 18 Februari 2020
IMG-20200218-WA0021

IMG-20200218-WA0022

TANJUNG UBAN (BeritaTrans.com) – Meningkatkan kesiapsiagaan dari kemampuan dan keterampilan petugas serta untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar pelatihan fire fighting dan selam di Tanjung Uban, Kepulauan Riau.

Pelatihan yang diikuti seluruh personel kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban ini bertujuan memberikan pengenalan kembali alat-alat pemadam kebakaran yang terdapat di kapal patroli.

“Selain itu juga menguji, mengevaluasi dan meningkatkan kesigapan para personil jika sewaktu-waktu terjadi musibah. Demikian disampaikan oleh Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian di Bintan Kepulauan Riau, Selasa (18/2/2020).

Dalam training fire fighting, Capt. Handry mengatakan bahwa para petugas diberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai dasar-dasar faktor terjadinya kebakaran pada kapal.

“Untuk mengurangi dampak risiko kebakaran, para petugas juga dibekali teknik-teknik penanggulangan kebakaran dalam berbagai klasifikasi kebakaran sehingga penggunaan alat dan sarana prasarana pemadaman kebakaran dapat difungsikan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Selanjutnya, Ia menjelaskan selama pelatihan ini dilaksanakan pihaknya menurunkan dua kapal patroli kelas 1 dan satu kapal patroli kelas 4.

“Kami menurunkan kapal patroli KN. Kalimasada-P.115, KN. Sarotama-P.112 dan satu kapal kelas 4 dimana para peserta juga diberikan pengenalan dan penggunaan alat-alat pemadam kebakaran yang ada di kapal patroli tersebut,” kata dia.

Selain itu, para petugas juga diberikan pengenalan alat-alat penyelaman yang telah disiapkan. “Setelah dilakukan pengenalan alat selam, para petugas yang didampingi oleh instruktur juga langsung melakukan penyelaman disekitar dermaga kantor.

Lebih lanjut, Capt. Handry mengatakan bahwa pelatihan ini juga untuk mendukung tugas KPLP dalam melaksanakan kegiatan penjagaan, penyelamatan, pengamanan dan penertiban serta penegakan peraturan di bidang pelayaran, tentu harus diperkuat dengan jajaran personil yang handal dan melaksanakan berbagai pelatihan yang cukup.

Berkaitan dengan itu, Capt. Handry mengatakan bahwa pihaknya juga berencana akan menggelar pelatihan ini secara berkesinambungan agar seluruh personil dapat meningkatkan kemampuannya sehingga semakin terampil dalam menjalankan tugas di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban bersama dengan Kantor UPP Kelas I Tanjung Uban berkoordinasi dan bersinergi dengan melakukan pengawasan dan pengamanan di daerah wilayah kerja kantor UPP.

Pengawasan tersebut dilakukan terhadap kapal-kapal yang berbendera Indonesia maupun berbendera Asing. Patroli gabungan yang dilakukan dengan menggunakan kapal patroli PLP Tanjung Uban KN.406 dilepas Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban dan Kepala Kantor UPP Kelas I Tanjung Uban.

Capt. Handry mengungkapkan, karena luasnya cakupan wilayah operasi, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban berserta jajarannya telah memetakan wilayah-wilayah perairan yang dianggap rawan sehingga akan lebih memudahkan kegiatan operasi di laut.

“Öleh karena itu, kesiapan dari petugas wajib disiapkan agar setiap operasi yang akan dijalankan dapat berhasil diselesaikan dengan baik,” tutupnya. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari