Angkasa Pura 2

KKP Tingkatkan Kesejahteraan Awak Kapal Pengawas Perikanan

Kelautan & PerikananMinggu, 23 Februari 2020
IMG-20200210-WA0012_resize_73

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memperkuat pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal di Tanah Air akan meningkatkan kesejahteraan awak kapal pengawas perikanan.

“Kami akan usulnya penambahan armada kapal pengawas perikanan dalam lima tahun ke depan dan skema peningkatan kesejahteraan awak kapal pengawas perikanan,” kata Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Nilanto Perbowo dalam siaran pers yang diterima, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Menurut dia, pihaknya siap menindaklanjuti dukungan dari DPR dengan sebaik-baiknya.

Sebelumnya, Komisi IV DPR mendukung penguatan PSDKP serta peningkatan kesejahteraan awak kapal pengawas perikanan dalam pemberantasan illegal fishing.

“Peran PSDKP ini penting sekali dalam menjaga kedaulatan pengelolaan perikanan di Negara Republik Indonesia, jadi harus didukung baik dari sisi penganggaran maupun pemenuhan sarana pendukung pengawasan,” kata Ketua Komisi IV DPR Sudin.

Ia menyampaikan pentingnya penguatan kemampuan kapal pengawas perikanan agar maksimal dalam memberantas kapal asing ilegal di laut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi meminta KKP memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencegah pencurian ikan di kawasan perairan nasional yang memiliki luas dua kali lipat dari luas daratan Nusantara.

“Komisi IV DPR RI mendukung agar Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat sumber daya manusianya untuk mencegah pencurian ikan di Indonesia,” katanya.

Menurut Dedi, penguatan SDM tersebut merupakan hal fundamental yang perlu dibenahi dalam rangka mengantisipasi berbagai tantangan ke depan.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan pemerintah perlu dapat memperkuat sarana dan prasarana nelayan Indonesia.

“Problem para nelayan saat ini selain modal dalam melaut juga mengenai perkapalan. Oleh karena itu mohon kapasitas dan kualitas kapal para nelayan ditingkatkan dengan menyesuaikan di mana wilayah mereka mencari ikan,” katanya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berencana menambah sebanyak dua unit kapal pengawas perikanan baru yang rencananya akan memperkuat armada pengawasan di wilayah pengelolaan perikanan sekitar Laut Natuna Utara dan Selat Malaka.

Saat ini KKP telah memiliki total 34 unit kapal pengawas perikanan terdiri atas empat kapal pengawas tipe A dengan panjang lebih dari 50 meter, dua unit tipe B dengan panjang 40-50 meter, sepuluh unit tipe C dengan panjang 30-40 meter, tiga belas unit tipe D, dan lima unit tipe E. (dan/antaranews.com)