Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Seriusi Kolaborasi Riset Transportasi Udara, Awaluddin: “We are Not Following the Trend, We are Setting the Trend!

Bandara LitbangRabu, 26 Februari 2020
1262020231256

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) dan PT Angkasa Pura II bersepakat kerja sama riset tentang transportasi udara.

Kesepakatan (memorandum of understanding/MoU) itu ditandatangani Kepala Balitbanghub Umiyatun Hayati Triastuti dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di sela Rakornis Balitbanghub, Rabu (26/2/2020).

Kerja sama itu tampaknya bagian dari keseriusan PT Angkasa Pura II berkolaborasi dalam riset transportasi udara.

Dalam diskusi dengan BeritaTrans.com dan Aksi.id, Awaluddin mengemukakan kolaborasi riset itu sebagai bagian dari pembentukan ekosistem dengan lima stakeholder utama.

“Yakni pelaku industri, regulator, akademisi, komunitas dan media. Disebut sebagai pentahelix synergy ecosystem model,” tuturnya.

Dia mengemukakan PT Angkasa Pura II selama ini telah mengeksplorasi pentahelix model tersebut. Sejauh ini membangun kolaborasi dan sinergi dengan tujuh perguruan tinggi terkemuka di tanah air, kalangan komunitas, dan media massa.

Dengan tujuh perguruan tinggi itu, dia mengungkapkan telah membangun Indonesia Airport Research Center Studi (I-ARCS).

“Dalam konteks pentahelix itu, maka tinggal regulator saja yang belum berkolaburasi. Nah melalui MoU dengan Balitbanghub itu maka telah sempurna pentahelix model ini karena telah masuk unsur regulator,” ungkapnya.

IMG-20200226-WA0028

Sebelumnya tanpa regulator, dia menuturkan maka berpotensi dianggap memiliki kepentingan bisnis, terutama PT Angkasa Pura II. “Melalui sinergi dan kolaborasi dengan regulator maka anggaoan itu dapat dihindarkan. Karena memang output dari sinergi dan kolaborasi ini mendapatkan rekomendasi-rekomendasi sebagai input dalam proses pengambilan keputusan menyangkut transportasi udara,” tegasnya.

Lalu kenapa PT Angkasa Pura II begitu bersemangat membangun pentahelix synergy ecosystem model?

“We are not following the trend, We are setting the trend,” jawab Awaluddin. (awe).