Angkasa Pura 2

Arab Saudi Setop Sementara Umroh, Amphuri: 200.000 Orang Terdampak

KokpitKamis, 27 Februari 2020
images (49)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) menduga sebanyak 200.000 orang tertunda umrah ke Arab Saudi. Penundaan ini terkait keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara izin masuk di tengah wabah virus korona.

Ketua Amphuri, Joko Asmoro mengatakan, penghentian izin masuk ke Arab Saudi berdampak pada jemaah yang berencana berangkat. Salah satu solusi yang ditawarkan kepada calon jemaah umrah yaitu penjadwalan ulang.

“Tentunya dengan proses penundaan ini, diperkirakan yang hendak berangkat sekitar 170.000 hingga 200.000 jemaah. Bersiap-siap melakukan penjadwalan ulang dalam bidang penerbangan, akomodasi dan hal yang terkait dengan ibadah umrah setelah dibukanya kembali penerimaan penyelenggaran umrah ke Arab Saudi,” katanya di Kantor DPP Amphuri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Namun, Joko menuturkan, pihaknya tidak menutup pendaftaran umrah bagi warga yang ingin mendaftar, menyusul adanya kegiatan umrah yang biasanya terjadi saat waktu khusus. Namun, Amphuri belum bisa memastikan kapan jadwal keberangkatan tersebut sampai pemerintah Arab kembali memberikan izin.

“Tentunya kita tidak menutup pendaftaran, tetapi alangkah baiknya dari jauh-jauh hari sudah mendaftar, seperti umrah di bulan Ramadan, umrah bulan Syawal dan sebagainya. Silakan aja mendaftar, tetapi pihak penyelenggara umrah belum bisa memastikan tanggal pastinya,” ujarnya.

Hingga kini para pengusaha masih terus berkomuniasi sambil menunggu informasi terbaru dari pemerintah Arab Saudi. Dia berharap, para jemaah bersabar dan menerima keputusan pemberhentian kedatangan ibadah umrah untuk sementara waktu.

“Kami juga punya hubungan yang baik dengan Kementerian Haji di Arab Saudi. Tentunya saling tukar menukar inforamasi, tetap kita lakukan koordinasi. Tetapi langkah pemerintah Arab Saudi untuk mencegah virus korona juga patut kita hargai,” tuturnya. (lia/sumber:inews)