Angkasa Pura 2

Antisipasi Corona, Pengemudi Ojol di Sidoarjo Disemprot Disinfektan

KoridorMinggu, 22 Maret 2020
images (1)

SIDOARJO (BeritaTrans.com) – Pengemudi ojek online (ojol) di sekitar Terminal Purabaya Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, disemprot cairan disinfektan.

Langkah ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan Jatim yang bekerja sama dengan Tim Gugus Tugas Promotif Preventif Penanganan virus Corona.

Penyemprotan disinfektan dalam upaya antisipasi penyebaran virus Corona yang sudah menjadi pandemi global. Pengendara ojol yang disemprot disinfektan berjumlah lebih dari 500 orang. Mereka berjajar memanjang untuk antre mendapatkan giliran penyemprotan.

Kegiatan penyemprotan ini mendapat pengamanan dari Ditlantas Polda Jatim dan Tim dari UPT LLAJ Surabaya. Para pengendara ojol tampak tertib mengikuti proses penyemprotan disinfektan.

Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan penyemprotan disinfektan terhadap pengendara ojol sesuai perintah Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, ojol selalu bergerak mencari dan membawa penumpang.

Ia menerangkan, sarana ojol sangat rentan tertular Corona karena selalu kontak dengan para penumpang di lokasi berbeda. Pihaknya mengimbau kepada para pengendara ojol tetap menjaga kebersihan dan kondisi tubuh.

“Segera mendatangi pusat kesehatan jika menderita gejala sakit. Selain menyemprot pengendara ojek online, kami juga menyemprot sarana perhubungan seperti terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan sejak sepekan terakhir,” terang Nyono, Sabtu (21/3/2020).

Dia mengungkapkan, Dishub Jatim bersama seluruh jajaran di kabupaten atau kota maupun instansi perhubungan pusat di sana bekerja bahu-membahu melaksanakan arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tentang pelaksanaan SOP penanggulangan Corona bidang perhubungan.

“Ini untuk memberikan rasa aman dan tenang, serta menghilangkan kepanikan kepada seluruh pengguna angkutan umum di Jawa Timur,” jelasnya.

Hingga kemarin, warga Jatim yang positif terpapar virus Corona atau Covid-19 sebanyak 15 orang. Rinciannya 13 orang ada di Surabaya dan 2 orang di Malang. Sedangkan untuk ODP sebanyak 635 orang dan PDP 72 orang. (dan/okezone.com/foto: okezone)