Angkasa Pura 2

Truk Muatan Minyak Goreng Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

KoridorSelasa, 31 Maret 2020
images (12)

MOJOKERTO (BeritaTrans.com) – Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tangki gandeng yang bermuatan minyak goreng menabrak pembatas jalan dan terguling di jalur B, KM 708 Jalan Tol Jombang-Mojokerto, Senin (30/3/2020).

Akibat kecelakaan tersebut muatan minyak goreng tumpah hingga meluber ke jalan tol.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, Kompol Dwi Sumrahadi menjelaskan kendaraan truk tangki ganteng usai bongkar dan muat dari Surabaya menuju ke arah Jombang. Kendaraan truk tangki melaju dalam kecepatan sekitar 70 kilometer per jam.

“Setibanya di lokasi kejadian, truk tangki secara tiba-tiba oleng menabrak pembatas jalan dan tangki gandeng di bagian belakang miring ke arah kiri sehingga terguling ke jalan,” jelasnya saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon.

Ia mengatakan, truk tangki gandeng sempat terpental dalam kondisi terbalik ke arah kiri. Muatan minyak goreng tumpah ke jalan sehingga dikhawatirkan membahayakan kendaraan di Jalan Tol.

Karenanya, anggota Unit 3 PJR Polda Jatim bersama pihak pengelola tol dan Jasamarga membersihkan tumpahan minyak goreng dengan menggunakan bubuk kayu.

Katanya, bubuk kayu ditabur sebanyak tiga lapis di bagian jalan itu untuk menyerap tumpahan minyak.

“Kondisi jalan yang terkena tumpahan minyak sudah bersih bisa dilewati kendaraan,” ungkapnya.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan pengemudi dan hasil olah TKP, diduga penyebab kecelakaan ini dikarenakan pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak pembatas jalan dan tangki gandeng terguling.

“Diduga sambungan pengait gandengan dipasang tidak presisi sehingga terlepas menyebabkan gandengan oleng dan terguling ” ujarnya.

Ditambahkannya, pengemudi truk tangki, Jafar (50) warga Dusun Jabon, Desa Ploso Geneng Jombang dan penumpangnya Mas’ud (49) warga Jogoroto Kabupaten Jombang menderita luka ringan.

“Truk tangki gandeng sudah dievakuasi kecelakaan tunggal ini tidak sampai mengganggu arus lalu lintas karena sebagian jalan masih bisa dilewati kendaraan,” tandasnya. (dan/surya.co.id/foto: ist)