Angkasa Pura 2

Pembatasan Penggunaan Transportasi, MRT Tunggu Instruksi Selanjutnya

EmplasemenKamis, 2 April 2020
c8d8f80c829f991b7b6cf795b6d0e890

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perihal surat edaran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Nomor 5 Tahun 2020, pihak PT MRT Jakarta pun angkat bicara.

Coporate of Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menyatakan hal ini masih sebagai pembatasan operasional.

“Saat ini arahan yang diterima MRT baik dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan/Surat Edaran BPTJ dan dari Pemerintah Provinsi, masih untuk pembatasan operasional,” kata Kamal, sapaannya, saat dihubungi wartawan, Kamis (2/4/2020).

Kamal menjelaskan, pihak MRT Jakarta telah menerapkan sistem jarak keberangkatan kereta cepatnya, yakni 20 menit sekali.

“Saat ini kami sudah membatasi jam operasional MRT dan mengurangi headway menjadi 20 menit sekali,” jelas Kamal.

Selanjutnya, kata dia, pihak MRT Jakarta masih menunggu instruksi dari pemerintah.

“Untuk kedepannya kami menunggu instruksi pemerintah berikutnya,” tutup Kamal.

Menyoal pencegahan virus corona (Covid-19), BPTJ mengeluarkan surat edaran perihal pembatasan penggunaan transportasi.

Hal ini termaktub dalam surat edaran BPTJ Nomor 5 Tahun 2020, tentang pembatasan penggunaan transportasi publik.

Tujuannya, mengurangi pergerakan masyarakat dari dan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Sebab, ini juga dimaksudkan sebagai langkah pencegahan Covid-19. (dan/tribunnews.com/foto: ist)