Angkasa Pura 2

KM Lambelu Diizinkan Bersandar, 233 Penumpang dan Kru Dikarantina di Gedung SCC Maumere

DermagaSelasa, 7 April 2020
hand 3

KUPANG (BeritaTrans.com) – Pemerintah Kabupaten Sikka segera menyiapkan sebuah gedung di Kota Maumere sebagai tempat karantina mandiri bagi 233 penumpang kapal Pelni KM Lambelu yang baru diizinkan sandar di pelabuhan Laurens Say, Selasa (7/4/2020).

“Kami akan pindahkan lokasi karantina mandiri bagi penumpang kapal dari sekolah-sekolah negeri yang ada di kota Maumere ke Gedung SCC (Sikka Convention Center),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus.

Hal ini karena ada penolakan dari warga yang tinggal di sekitar sekolah-sekolah negeri yang akan dijadikan sebagai lokasi karantina.

Fasilitas di gedung SCC, kata dia, sudah disiapkan oleh badan penanggulangan bencana daerah dengan dibuatkan sekat-sekat sehingga setiap keluarga bisa ditempatkan di sekat tersebut.

Ruangan itu sudah dibuatkan semaksimal mungkin sehingga bisa menampung semua penumpang kapal Pelni KM Lambelu yang akan dikarantina di gedung tersebut.

Sementara itu Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka Avelinus Yuvensius mengatakan jika ruangan itu tak bisa menampung ratusan penumpang itu maka pihaknya akan menyiapkan gedung yang lain.

“Kalau tak bisa menampung kami akan cari tempat lain. Kita akan siapkan. Tetapi semoga bisa tertampung semuanya,” kata dia.

Terkait kebutuhan makanan dan minum, Pemerintah Kabupaten Sikka akan menyediakan setiap hari sehingga penumpang kapal yang dikarantina tidak perlu mencari makanan ke mana-mana.

Lebih lanjut Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka menambahkan bahwa sejumlah tenaga medis sudah diberikan pengarahan untuk bertugas di tempat karantina mandiri

“Kamis sudah siapkan semua, termasuk petugas kesehatan yang menangani para penumpang kapal itu,” kata dia.(amt/antaranews.com/foto:ist)