Angkasa Pura 2

2 ABK dan 1 Petugas Kantin KM Lambelu Positif Covid-19

Dermaga SDMRabu, 8 April 2020
Screenshot_20200408-115916

MAUMERE (BeritaTrans.com) – Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test dan pemeriksaan laboratorium RSUD Tc. Hillers Maumere, yang dilakukan terhadap 22 Anak Buah Kapal (ABK) KM Lambelu pada Selasa (7/4/2020), yang berlabuh di Perairan Teluk Maumere, ditemukan 3 orang terindikasi terjangkit Covid-19.

Ketiga ABK tersebut terdiri dari 1 orang penjaga kantin dan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK).

Setelah melakukan rapat mendadak bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka dan berkoordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, Pemerintah Kabupaten Sikka atas arahan Gubernur NTT dan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT dengan mempertimbangkan ketersediaan alat kesehatan dan tenaga medis untuk melakukan penanganan terhadap pasien Covid-19 yang kurang memadai, maka KM Lambelu tidak diizinkan masuk ke Kabupaten Sikka.

Untuk diketahui, KM Lambelu berangkat dari Pelabuhan Makassar dengan memuat 233 penumpang pada Senin (6/4/2020) dan tiba diperairan Teluk Maumere sekitar pukul 21.00 WITA.

KM Lambelu sejak tadi malam masih berada di Perairan Teluk Maumere dan belum diperbolehkan sandar ke Pelabuhan Lorens Say Maumere.

Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kapal dan penumpang dan seluruh ABK KM Lambelu pada Selasa (7/4/2020) pagi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTT, Marius Jelamu dalam siaran pers Selasa (7/4/2020) malam membenarkan bahwa sebanyak 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 1 orang penjaga kantin positif COVID -19 setelah diperiksa dengan rapid test.

“Ketiga orang ini positif setelah diperiksa dengan rapid test. Positif menurut rapid test, belum tentu positif menurut metode PCR. Untuk nanti membuktikan positif betul maka dengan metode PCR,” ungkapnya. (fhm/sumber kumparan foto istw)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari