Angkasa Pura 2

Etihad Airways Siapkan Teknologi Pendeteksi Gejala Medis di Bandara

KokpitRabu, 8 April 2020
images - 2020-04-08T231256.033

Jakarta (BeritaTrans.com) – Virus corona (covid-19) memiliki dampak yang cukup besar pada penurunan jumlah penerbangan global.

Menindaklanjuti hal tersebut, Etihad Airways mengambil satu langkah untuk mengantisipasi wabah ini agar tidak terulang kembali.

Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi tersebut akan menggunakan teknologi terbaru untuk mendeteksi gejala medis pada para calon penumpang.

Dilansir TribunTravel dari laman Forbes pada Rabu (8/4/2020), seiring dengan penurunan permintaan perjalanan yang cukup drastis dalam dunia penerbangan, Etihad Airways telah membatalkan seluruh penerbangan di Abu Dhabi.

Namun ketika maskapai siap untuk kembali beroperasi, akan ada teknologi baru di bandara.

Teknologi tersebut berguna untuk memeriksa penumpang dengan gejala-gejala medis termasuk gejala awal covid-19.

Diproduksi oleh perusahaan asal Australia, Elenium Automation, alat ini berfungsi untuk mengecek suhu badan, detak jantung, dan sistem pernapasan para calon penumpang.

Nantinya, teknologi tersebut akan ditempatkan di beberapa titik seperti tempat check-in bandara, bag drop, gerbang keamanan dan pemeriksaan imigrasi.

Jika alat itu mendeteksi suatu gejala yang telah ditetapkan, maka pihak bandara akan menangguhkan proses keberangkatan penumpang.

Penumpang akan dialihkan ke staf yang akan melakukan penilaian dan mengurusi perjalanan.

Jorg Ippermann, perwakilan dari Etihad Airways mengatakan, “teknologi ini tidak dirancang atau bertujuan untuk mendiagnosa kondisi medis para penumpang. Ini adalah indikator peringatan awal yang akan membantu mendeteksi penumpang dengan gejala umum sehingga bisa dinilai oleh para ahli medis.”

“Teknologi ini memiliki potensi untuk mencegah beberapa kondisi yang memungkinkan untuk menyebar pada penumpang lain dalam penerbangan,” tambahnya.

Jorg yakin bahwa teknologi ini tidak hanya membantu saat wabah covid-19, namun juga untuk kemajuan industri penerbangan pada masa depan.

“Langkah yang diambil Etihad ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa wabah virus di masa depan tidak menimbulkan efek buruk yang sama pada industri penerbangan global seperti saat ini,” katanya.

Maskapai Etihad Airways berencana untuk melakukan uji coba teknologi itu di Bandara Abu Dhabi mulai akhir April dan pada Mei 2020 dengan para relawan. (lia/sumber:tribunnews)