Angkasa Pura 2

Penumpang LRT Turun Hingga 90 Persen Jelang PSBB

EmplasemenKamis, 9 April 2020
abmhjl0dc9mtgttez5pi

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mulai 10 April 2020, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan di Jakarta. Seluruh kegiatan sosial akan dibatasi dengan ketat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan agar transportasi umum tak mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari jumlah biasanya. Merespons hal itu, Manager Corporate Secretary LRT Jakarta, Arnold Kindangen, mengatakan jumlah penumpang LRT saat ini turun hingga 90 persen.

Penurunan ini terjadi dari jumlah rata-rata harian, LRT biasa mengangkut 4.000 penumpang. Namun kini LRT hanya mencatat rata-rata penumpang harian ada di angka 400 orang dan terus turun.

“Jumlah penurunan signifikan dari rata-rata di Maret di jumlah 4000-an, sekarang di April ini dari 400 ke jumlah 300-an penumpang,” ujar Arnold saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

LRT sendiri, kata dia, telah membatasi penumpang sejak Maret lalu. Misalnya dengan membatasi penumpang per-rangkaian kereta hanya 60 orang. Padahal sebelumnya LRT mengangkut 270 penumpang dalam satu rangkaian.

“Kami sudah fokus jaga physical distancing dengan membatasi penumpang 60 per-rangkaian kereta dari kapasitas normal di jumlah 270 penumpang,” kata dia.

Tak hanya itu, LRT juga mengatur posisi duduk para penumpang agar saling berjauhan. Juga LRT hanya akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“Dengan mengacu pada siaran pers Gubernur tanggal 7 April 2020 kemarin terkait tranportasi umum, perubahan kebijakan pada jam operasional menjadi jam 06.00 WIB-18.00 WIB,” ucapnya. (dan/kumparan.com/foto: ist)