Angkasa Pura 2

Trump Tahan Dana Ratusan Juta Dolar AS untuk WHO

Another NewsKamis, 9 April 2020
images (42)

WASHINGTON (BeritaTrans.com) – Amerika “menahan” dana untuk Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), yang dinilai Presiden Amerika Donald Trump, “salah” tentang perkembangan COVID-19.

Trump dan anggota pemerintahannya menuduh badan internasional itu bias mendukung China, tempat virus pertama kali dilaporkan.

Trump mengatakan pemerintah akan mengkaji WHO sebelum memutuskan memberi dana kepada organisasi itu, yang menurut Amerika berjumlah ratusan juta dolar per tahun.

Itu adalah hari kedua berturut-turut presiden menyerang WHO dan mengancam menahan dana dari Amerika, penyumbang terbesar bagi badan PBB tersebut.

China Puji WHO

Kementerian luar negeri China, hari Rabu membela tanggapan Organisasi Kesehatan Dunia WHO tentang pandemi coronavirus, di tengah kecaman bahwa WHO tidak cukup keras menekan China untuk mendapatkan informasi pada awal wabah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menyatakan keprihatinannya setelah Presiden AmerikaD onald Trump hari Selasa (7/4) mengancam akan membekukan dana bagi WHO, dengan mengatakan organisasi internasional itu “lambat merespon” pandemi virus corona.

“Ini akan berdampak negatif pada kerjasama internasional dalam memerangi epidemi,” kata Zhao.

“Kita berharap semua negara akan membantu dan saling mendukung dan bersama-sama berkontribusi dalam perang global melawan epidemi” tambahnya. Trump mengatakan WHO”salah ” mengenai virus dan “sangat China-sentris” dalam pendekatannya, yang menunjukkan WHO sejalan dengan upaya Beijing berbulan-bulan lalu untuk meminimalkan perebakan wabah.

WHO memuji transparansi China mengenai virus meskipun ada alasan untuk mempercayai lebih banyak orang meninggal karena COVID-19 daripada jumlah resmi yang diumumkan negara tersebut. “Mereka seharusnya tahu dan mungkin tahu,” kata Trump mengenai pejabat WHO.

WHO: Politisasi Krisis

Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Rabu (8/4), memperingatkan negara-negara bahwa mempolitisasi krisis global virus corona bisa menyebabkan lebih banyak kematian.

w644 (2)
Ia menyatakan demikian setelah Presiden Amerika Donald Trump mengkritik WHO dan mengancam akan memotong dana untuk organisasi kesehatan internasional itu.

Menanggapi kritik itu, dalam konferensi pers di Jenewa, Tedros mendesak negara-negara agar menghindari politisasi pandemi “jika tidak ingin memiliki lebih banyak kematian.”

“Kini saatnya bersatu, bagi komunitas internasional untuk bekerja bersama dalam solidaritas guna menghentikan penyebaran virus ini dan konsekuensinya yang menghancurkan,” tambah Tedros. (VOA).