Angkasa Pura 2

10 Lokasi Wisata Selam Lihat Bangkai Kapal, Bali Termasuk Destinasi

DestinasiMinggu, 17 Mei 2020
21-42-46-938805_720

BeritaTrans.com – Menyelam menikmati keindahan bangkai kapal atau pesawat dari era pertempuran epik, butuh modal tak sedikit. Salah satunya, penyelam harus memiliki sertifikat selam perairan terbuka. Selebihnya, biaya transportasi dan akomodasi yang bisa disesuaikan dengan kantong.

Tapi, segala biaya yang dikeluarkan itu tertebus 100 persen, begitu Anda menyelam. Pemandangan bangkai kapal membuat penyelam terhubung dengan masa lalu. Seperti di museum, tapi lebih menyenangkan tentunya. Berikut 10 lokasi selam bangkai kapal terbaik, Bali menjadi salah satu destinasinya, sebagaimana dinukil dari The Travel.

1. USAT Liberty Di Tulamben, Bali, paling mudah diakses.

Bangkai kapal ini dulunya adalah kapal perang Amerika terkena torpedo pada Perang Dunia II oleh kapal selam Jepang. Lalu terdampar di Pantai Tulamben, Indonesia selama 20 tahun. Namun pada saat Gunung Agung meletus hebat pada 1963, kapal ini terseret hingga ke dasar laut.

Karena lokasinya tak begitu jauh dari garis pantai, tak butuh sertifikan selam perairan terbuka. Penyelam pemula bisa menikmatinya. Hal itu pula yang membuat bangkai kapal ini kaya biota laut, terumbu karang menyelimutinya dan ikan-ikan hidup damai di sekitarnya.

Kedalamannya antara 5-30m, yang memberikan kesempatan kepada banyak penyelam pemula untuk mencoba. Waktu terbaik untuk mengunjungi USAT Liberty adalah antara bulan Maret dan Desember.

2. Museum kendaraan tempur bawah laut di Yordania

Yordania meluncurkan jenis tamasya baru pada akhir Juni 2019 berupa Museum Kendaraan Militer Bawah Air yang baru di Aqaba. Sekitar 19 kendaraan militer sengaja ditenggelamkan dan ditempatkan untuk membuat museum bawah laut itu. Inovasi ini memikat para wisatawan bahari.

Tapi, ini bukan hanya hiburan. Pasalnya, kendaraan lapis baja yang ditenggelamkan itu, untuk memantik pertubuhan terumbu karang di Pantai Aqaba. Delapan dari kendaraan itu berada di kedalaman antara 15-20m dan sisanya pada kedalaman 20-28m. Bila ingin menikmatinya, penyelam harus mengantongi sertifikat perairan terbuka yang lebih maju. Pengalaman unik ini tersedia sepanjang tahun dan menawarkan tempat menyelam yang mudah dan tenang.

21-42-56-938806_720

P31 kapal patroli penyapu ranjau buatan Jerman yang jadi objek wisata di Malta. Foto: @buddyteam.blog

3. Bangkai P31 di Comino membuat penyelam bisa blusukan ke dalam lambung kapal.

Awalnya, P31 adalah kapal penyapu ranjau Jerman, yang sering digunakan sebagai kapal patroli antara tahun 1992 hingga 2004. Kapal ini dikendalikan oleh Angkatan Bersenjata Malta dan kemudian dibeli oleh Otoritas Pariwisata Malta.

Lalu sengaja ditenggelamkan pada 2009 dengan tujuan pariwisata. Sekarang, bangkai kapal tetap dalam kondisi baik dan telah dilucuti untuk penyelaman yang aman. Penyelam dapat menjelajahi bangkai kapal ini pada kedalaman maksimum 18m. Dan kondisinya tenang dan terlindung.

Hal yang butuh kewaspadaan adalah, perairan Comino sering dilintasi kapal. Waktu terbaik untuk mengunjungi pada dasarnya adalah kapan saja, tetapi suhu cuaca yang lebih hangat antara Juni dan September membuatnya lebih menyenangkan.

4. SS Benwood di Key Largo, tenggelam sejak 1942.

Kapal kargo SS Benwood bertabrakan dengan kapal lain pada tahun 1942. Karena kerusakannya sangat besar, SS Benwood harus ditinggalkan, dan dengan demikian, kapal tersebut tenggelam. Para penyelam tak akan menemukan wujud asli kapal itu, sebagai gantinya, ia menjadi gundukan terumbu karang yang berwarna-warni.

Kedalamannya sempurna untuk pemula, karena jaraknya antara 7-15m. Arus di sekitar bangkai kapal adalah ringan hingga sedang. Waktu terbaik untuk menjelajahinya adalah dari pertengahan November hingga pertengahan Juni.

5. Prince Albert kapal kargo yang membawa pengungsi dari Nikaragua ke Roatan.

Kapal kargo Prince Albert memiliki misi memindahkan pengungsi dari Nikaragua ke Roatan. Akhirnya, kapal ini ditinggalkan dan sengaja ditenggelamkan pada tahun 1985 di dekat Roatan. Bangkai kapal ini dalam kondisi bagus dan mudah diakses dari pantai. Istimewanya, di dekat bangkai kapal itu, terdapat pula bangkai pesawat DC3, salah satu dari 10 kecelakaan pesawat di perairan Roatan. Hanya saja, butuh sertifikat selam perairan terbuka untuk menikmatinya.

Kedalaman maksimum berada pada 22m, sehingga pemula rata-rata dapat menjelajahi hampir semua bangkai kapal. Ada arus minimal, sehingga kondisinya sempurna untuk benar-benar mendapatkan tampilan yang baik di semua sisi. Waktu terbaik untuk mengunjungi Prince Albert adalah dari Januari hingga Juli.

21-43-06-938808_720

MS Zenobia kapal kargo untuk kendaraan dan barang terbalik di Siprus pada tahun 1980. Foto: @kristinezipfel

6. MS Zenobia kapal kargo yang terbalik pada 1980 di Siprus.

MS Zenobia kapal kargo untuk kendaraan dan barang. Kariernya selesai sampai terbalik di Siprus pada tahun 1980. Bangkai kapal ini unik karena masih menyimpan barang-barang seperti forklift, truk, trailer, dan bahkan mobil. Semuanya dalam kondisi baik, yang memikat para penyelam dunia. Bahkan, sering dinilai sebagai salah satu situs menyelam terbaik di dunia.

Kedalaman menyelam antara 16-42m, cukup menantang namun masih menyenangkan. Kondisinya tenang dan waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara Maret dan November.

7. Bangkai kapal Fujikawa Maru yang dihajar dua kali oleh torpedo.

Digunakan secara resmi sebagai kapal penumpang dan kargo. Perjalanan terakhirnya dihabiskan sebagai kapal feri Angkatan Laut Jepang pada tahun 1940. Dipukul oleh torpedo pada tahun 1943, diperbaiki, dan kemudian ditabrak dan ditenggelamkan oleh torpedo lain di Chuuk Lagoon pada tahun 1944.

Menyelam di dekatnya terbilang berisiko, karena masih memiliki amunisi dan senjata di geladak. Bangkai kapal dan barang-barang di dalamnya secara mengejutkan ditemukan dalam kondisi cukup baik, mengingat pernah terkena torpedo. Berada di kedalaman antara 5-35 meter, para pemula hingga profesional bisa menjelajahinya.

8. MV Antipolis kapal tanker yang tenggelam pada 1977.

Bangkai kapal ini dulunya adalah sebuah kapal tanker minyak yang sedang ditarik untuk dijual sebagai besi tua. Selama perjalanan, ia menabrak karang di pantai di Cape Town, Afrika Selatan, dan tenggelam pada tahun 1977.

MV Antipolis tidak sepenuhnya utuh, tetapi lapisan peraknya memberi penyelam kesempatan untuk melihat ruang mesin. Sementara bagian lain dari kapal ditutupi ganggang dan rumput laut. Bangkai kapal ini sangat dangkal dan dekat dengan pantai. Kedalaman reruntuhan adalah 12m dan karena dekat dengan pantai, penyelam dapat mengharapkan arus di dalam bangkai kapal.

9. JAKE Seaplane, puing pesawat yang paling banyak difoto penyelam.

Kembali pada Perang Dunia II, JAKE digunakan sebagai pesawat amfibi Jepang. Tidak ada banyak pengetahuan tentang sejarah pesawat, tetapi ditemukan di Palau pada tahun 1994. Pesawat ini dalam kondisi yang layak saat jatuh, sehingga penyelam bisa mendapatkan pemandangan indah dari semua sudut dari kecelakaan itu.

Sebuah bonus? Radio kontrol pesawat, amunisi, dan bahkan bom kecil terlihat oleh penyelam. Kedalaman maksimum adalah 15 m dan kondisinya biasanya tenang. Dengan visibilitas yang sangat baik, perenang snorkel bahkan bisa melihatnya dari permukaan laut. Waktu terbaik untuk mengunjunginya pada November-Mei.

21-43-15-938810_720

JAKE digunakan sebagai pesawat amfibi Jepang dan jatuh di Palau pada era Perang Dunia II. Foto: @blackswan00000

10. USS Kittiwake kapal suplai kapal selam yang ditenggelamkan pada 2011.

USS Kittiwake mengambil tugas ganda sebagai kapal penyelamat dan memasok logistik kapal selam. Ia bertugas dalam banyak misi. Setelah pensiun, ia dilucuti dan ditenggelamkan pada tahun 2011, agar aman dikunjungi penyelam.

Lokasinya berada di Kepulauan Cayman yang memiliki perairan berwarna biru kristal, sehingga membuat penyelaman menjadi pengalaman hebat. Kondisi kapal yang masih baik, membuat penyelam bisa bercermin di kamar mandi dan ruang navigasi yang utuh. Misi USS Kittiwake yang paling penting adalah untuk mencari kotak hitam dari Space Shuttle Challenger.

Kedalaman selam adalah antara 15-30m, yang memberikan area kecil untuk dijelajahi. Kondisinya tenang dan waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara Oktober dan Juni.(amt/tempo.co/foto:applemando dan berbagai sumber)