Angkasa Pura 2

Di Tengah Pandemi Corona, Pesawat Susi Air Terbang Tanpa Penumpang

KokpitSenin, 18 Mei 2020
fotolamanggakusahlagi

BLANGPIDIE (BeritaTrans.com) – Pesawat maskapai penerbangan Susi Air rute Bandara Kualanamu Medan-Bandara Kuala Batu, Susoh Aceh Barat Daya (Abdya) dan sebaliknya (PP) dalam keadaan kosong penumpang, Senin (18/5/2020).

Penerbangan angkutan udara perintis rute Medan, Sumut-Blangpidie, Abdya, Senin siang tadi, merupakan terbang perdana, setelah Susi Air menghentikan sementara penerbangan sejak 27 April lalu 2020 dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Abdya melalui Kabid Kebandar Udaraan dan Angkutan Udara, Zulkifli dihubungi Serambinews.com, menjelaskan, pesawat Susi Air terbang dalam keadaan kosong penumpang dari Bendara Kualanamu pukul 10.30 WIB, mendarat di Bandara Kuala Batu, Abdya pukul 11.45 WIB.

Pesawat Susi Air juga terbang kosong penumpang saat terbang kembali dari Bandara Kuala Batu, Abdya, pukul 11.55 WIB menuju Bandara Kualanamu, Medan.

“Susi Air tak ada penumpang PP Medan-Abdya hari ini karena merupakan terbang perdana setelah dihentikan sementara, selain dampak dari pandemi Covid-19,” kata Zulkifli.

Kendati penumpang kosong, menurut Kabid Kebandar Udaraan dan Angkutan Udara pada Dinas Perhubungan Abdya itu, pesawat Susi Air tetap melayani penerbangan perintis rute tersebut karena sudah disubsidi pemerintah melalui ikatan kontrak dengan Kementerian Perhubungan.

Keterangan diperoleh Serambinews.com, sebelum dihentikan sementara sejak 27 April lalu, pesawat Susi Air dengan kapasitas 12 tempat duduk itu juga beberapa kali terbang melayani jasa penerbangan rute Medan-Abdya (PP) dalam keadaan kosong penumpang.

Penyebabnya, di tengah pandemi Corona, serta jumlah warga yang masuk dan keluar Abdya melalui jalur udara sangat terbatas, kalau tidak mau disebut ada penumpang.

Beberapa petugas dari Dinas Kesehatan Abdya sudah menunggu kedatangan pesawat Susi Air di Bandara Kuala Batu di Pulau Kayu, Susoh, Senin siang, tadi.

Seperti biasa, petugas kesehatan itu berada di lokasi untuk memeriksa suhu badan seluruh penumpang yang baru turun pesawat dalam rangka mencegah masuk Virus Corona.

“Karena tak ada penumpang, petugas kesehatan pulang kembali,” kata Zulkifli.

Pesawat Susi Air melayani penerbangan peristis bersubsidi rute Bandara Kualanamu Madan-Bandara Kuala Batu Abdya (PP), setiap hari Senin sejak awal Februari 2020.

Seperti diberitakan, Susi Air kembali melayani jasa penerbangan angkuatan udara perintis rute Bandara Kualanamu Medan-Bandara Kuala Batu, Susoh, Abdya dan sebaliknya mulai, Senin (18/5/2020).

Pesawat Susi Air secara resmi menghentikan sementara penerbangan angkuatan udara dari ke Bandara Kuala Batu, Abdya, 27 April – 31 Mei 2020 dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Abdya, Rahwadi AR ST, yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (17/5/2020) membenarkan kalau pesawat Susi Air kembali melayani penerbangan rute Bandara Kualanamu Madan-Bandara Kuala Batu Abdya, mulai Senin (18/5/2020).

Kepastian akan terbang kembali berdasarkan surat pemberitahuan PT ASI Pudjiastuti Aviation Nomor: 072/ASIOPA-BTJ/V/2020 tanggal 15 Mei 2020.

Surat pemberitahuan ditandatangani Manager Operasional, Hadi Zulfadli menjelaskan, penerbangan kembali Perisntis Korwil Sinabang akan beroperasi normal hari Senin, 18 Mei 2020.

Dalam menjalankan operasional, PT ASI Pudjiastuti Aviation tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pada Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dan Surat Edaran Nomor 32 tahun 2020 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara serta Paraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 18 tahun 2020Pasal 14 perihal physical distancing.

Dalam surat pemberitahuan itu juga dijelaskan jadwal penerbangan perintis Susi Air di Wilayah Korwil Sinabang, sebagai berikut:

Hari Senin, rute Medan-Blangpidie (Abdya) dan Blangpidie-Medan.

Selasa, rute Medan-Gayo Lues dan Gayo Lues-Banda Aceh.

Rabu, rute Banda Aceh-Sinabang dan Sinabang-Banda Aceh serta Banda Aceh-Kuta Cane dan Kuta Cane-Banda Aceh.

Jumat, rute Banda Aceh-Gayo Lues dan Gayo Lues-Medan.(dan/serambinews/foto: serambinews)