Angkasa Pura 2

Jumlah Penumpang Kereta Luar Biasa Terus Meningkat, 347 Colon Penumpang Ditolak

EmplasemenSelasa, 19 Mei 2020
Screenshot_20200504-210735

Screenshot_20200519-165303

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mencatat adanya pengoperasian enam KLB hingga hari ketujuh, sejak dari 12 hingga 18 Mei 2020, KAI telah melayani 800 penumpang kereta luar biasa (KLB).

Pengoperasian itu terdiri dari enam KLB, dengan rincian sbb:

1. KLB KP/10476 Gambir – Surabaya Pasarturi: 208 penumpang
2. KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi – Gambir: 230 penumpang
3. KLB KP/10494 Bandung – Surabaya Pasarturi: 57 penumpang
4. KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi – Bandung: 81 penumpang
5. KLB KP/10502 Gambir – Surabaya Pasarturi: 126 penumpang
6. KLB KP/10507 Surabaya Pasarturi – Gambir: 98 penumpang

Jumlah penumpang per harinya pun terus mengalami peningkatan. Di hari pertama beroperasi terdapat 62 penumpang yang menggunakan KLB, sedangkan pada hari ketujuh jumlahnya mencapai 167 penumpang per hari.

“Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan KAI yang aman dan nyaman meski dalam kondisi pandemi,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam rilisnya pada Selasa (19/5/2020).

Adapun rute yang paling diminati penumpang adalah Gambir-Surabaya Pasarturi dengan 135 penumpang, Surabaya Pasarturi-Gambir dengan 124 penumpang, dan Semarang Tawang-Gambir dengan 56 penumpang.

Stasiun Gambir merupakan stasiun terpadat untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang, dengan jumlah 274 penumpang yang berangkat dan 276 penumpang yang datang selama tujuh hari KLB beroperasi. Disusul oleh Surabaya Pasarturi dengan 224 penumpang yang berangkat dan 234 penumpang yang datang.

“Meski penumpang cukup banyak, protokol pencegahan Covid-19 tetap dapat kami jalankan dengan baik. Penumpang mengantre dengan tertib saat mengajukan izin, membeli tiket, hingga naik ke kereta api,” tambah Joni.

Selama tujuh hari tersebut, terdapat total 347 calon penumpang yang ditolak oleh Satgas Covid-19 untuk pembelian tiket KLB karena tidak melengkapi persyaratan. Satgas tersebut merupakan gabungan dari internal KAI, Kemenhub, TNI, Polisi, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan masing-masing daerah.

“Koordinasi yang terjalin baik antara KAI dan unsur-unsur Satgas Covid-19 yang bertugas di posko stasiun-stasiun dengan cermat memilah calon penumpang yang benar-benar memenuhi syarat untuk menggunakan KLB ini,” tegas Joni.

Joni menambahkan Sampai dengan siang 19 Mei 2020 pukul 11.00, KAI telah menjual 1.113 tiket KLB ke berbagai rute untuk perjalanan hingga 26 Mei 2020.

“Perjalanan KLB ini akan tetap kami jalankan untuk melayani masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Layanan KLB ini juga akan terus kami evaluasi pengoperasiannya,” tutup Joni. (Fahmi)