Angkasa Pura 2

44 Petugas Bandara Supadio Pontianak Reaktif Hasil Rapid Test

BandaraJumat, 22 Mei 2020
download

PONTIANAK(Beritatrans.com) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Harisson M.Kes menuturkan pihaknya telah melakukan rapid test terhadap petugas Bandara Supadio Pontianak.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdapat 44 petugas bandara dinyatakan reaktif hasil rapid testnya.

“Ada 44 petugas Bandara Supadio berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, tanggal 18 Mei 2020 dinyatakan reaktif,” ucap Harisson, Kamis (21/5/2020).

Terhadap 44 petugas Bandara Supadio yang dinyatakan reaktif hasil rapid test, Harisson menegaskan akan akan melakukan swab untuk pemeriksaan PCR.

Selain 44 petugas bandara, Harisson juga menerangkan ada 238 warga Pontianak yang rapid test nya juga reaktif.

“Hendaknya masyarakat terus melakukan protokol kesehatan, tidak keluar rumah bila tidak terlalu penting, jaga jarak, pake masker, cuci tangan, laksanakan etika batuk dan bersin dengan benar,” sarannya.

Warga diminta harus menjaga kondisi tubuh selalu tetap fit atau bugar dengan makan-makanan yang bergizi.

132 Kasus positif di Kalbar

Kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar telah mencapai angka 132.

Dari data yang dipublis di Website Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, pasien positif tersebar di beberapa kabupaten-kota.

Hanya dua kabupaten hingga har ini nihil kasus corona atau masih belum ditemukan masyarakat yang terjangkit, Selasa (19/5/2020).

Dua daerah itu adalah, Sekadau dan Melawi, sementara 12 kabupaten kota lainnya di Kalbar bervariasi.

Dari 132 kasus positif corona yang ada di Kalbar, Gubernur Kalbar Sutarmidji menerangkan ada 32 yang telah dinyatakan sembuh.

Mereka yang sembuh dijelaskannya setelah melalui dua kali pemeriksaan swab PCR pasca dinyatakan positif dan dua kali hasilnya negatif.

Kemudian ada 27 orang yang tengah mendapatkan perawatan dan 69 orang isolasi ketat.

Sutarmidji menambahkan mereka yang terkonfirmasi Covid-19 akhir-akhir ini rata-rara orang tanpa gejala (OTG).

“Yang sembuh sudah 32 orang dan yang terkonfirmasi akhir-akhir ini mereka bugar dan tanpa gejala,” ucap Sutarmidji.

Terdapat pula empat pasien positif yang telah dinyatakan meninggal dunia selama kasus corona menyerang Kalbar.

Selain kasus konfirmasi yang terus mengalami peningkatan, Pasien Dalam Pengawasan Juga angkanya terus meningkat.

Terlihat pada website Dinkes Kalbar angka PDP ada 79 orang saat ini.

64 PDP menunggu hasil lab dan 15 tengah diisolasi.

Kemudian 128 eks PDP dinyatakan negatif corona.

Angka PDP yang meninggal terbilang cukup tinggi, total PDP yang telah meninggal tercatat di Website Dinkes Kalbar 64 orang.

Daerah paling tinggi angka konfirmasi adalah Kota Pontianak dengan 74 kasus.

Kemudian diikuti Ketapang 12 kasus, Kubu Raya 11 dan Singkawang 10. (ny/Sumber:TribunPontianak.co.id)