Angkasa Pura 2

Berbagi Rezeki, Ojol Perempuan di Surabaya Ini Galang Dana Donasi Susu untuk Balita

Another News KoridorJumat, 22 Mei 2020
qlggyniwopiktxokvq6o

SURABAYA (BeritaTrans.com) - Bunda, begitu sapaan Imelda Kusprobowati di kalangan rekan-rekan ojek online (ojol) di Surabaya. Sejak lima tahun lalu Imelda menjadikan ojol sebagai pekerjaan utamanya. Sedangkan pekerjaan sampingannya adalah menjadi sekuriti di tempat hiburan malam atau untuk acara-acara konser.

Bagi Imelda, bekerja sebagai ojol maupun sekuriti harus dia jalani untuk menafkahi ketiga anaknya. Ini karena Imelda menjalankan peran sebagai ibu dan ayah sekaligus bagi mereka.

Sebelum terjadi pandemi seperti saat ini, Imelda bisa membawa penghasilan bersih sekitar Rp 50 ribu dari ojol dan Rp 50 ribu dari menjadi sekuriti.

Namun sejak banyak tempat hiburan ditutup dan acara-acara musik yang dibatalkan, Imelda langsung kehilangan sebagian pendapatannya.

“Praktis saya hanya dapat uang dari ojol saja. Itupun order paling banyak tiga dalam sehari. Total dapatnya rata-rata Rp 18 ribu. Ya uang itu yang saya pakai untuk menafkahi anak-anak,” kata Imelda yang diwawancara Basra pada Kamis malam (21/5/2020).

pvayccdyvauwkbvw7pdy

Foto: Kumparan

Meski hidup pas-pasan di rumah kos bersama tiga anaknya, dan punya hutang pembayaran uang sekolah sejak empat bulan lalu, Imelda bukan orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri.

Sejak awal Ramadhan Imelda menggalang donasi untuk rekan-rekan ojol yang tak bisa membeli susu untuk anak mereka.

“Waktu itu ada temen ojol cerita ke saya. Dia bilang begini, “Aku itu kepingin punya anak, nikah tiga tahun enggak punya anak. Begitu punya anak, dia umur empat bulan, aku enggak bisa kasih susu. Kalau aku bisa kasih susu, aku enggak bisa beli beras. Kalau bisa beli beras, enggak bisa beli susu”,” kata Imelda menirukan perkataan temannya.

Sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab atas tiga anaknya, Imelda tahu persis bagaimana kesedihan orang tua yang tak mampu sekadar membelikan susu.

Imelda pun berinisiatif untuk mengunggah cerita anak-anak yang mengalami gizi buruk yang sering dia temui. Melalui unggahan di Facebook miliknya, Imelda juga berbagi kisah ojol yang kesulitan membeli susu di masa pandemi ini.

“Bahkan sampai ada temen saya sekuriti gajinya selama corona ini tinggal separuh. Lalu balitanya dikasih susu kental manis karena enggak punya uang lagi untuk beli susu. Akhirnya anaknya usia 14 bulan itu diare karena dikasih susu kental manis,” kata Imelda.

Siapa yang sangka, dari ajakannya di media sosial tersebut akhirnya ada beberapa orang yang menghubungi Imelda untuk memberi bantuan susu.

Bahkan memasuki minggu keempat Ramadhan sudah lebih dari 100 dus susu yang disalurkan.

“Ada yang nitip uang, ada yang karena kelebihan beli susu lalu ingin disumbangkan, macam-macam. Kami pilih balita yang gizi buruk, yang yatim, dan yang orang tuanya kehilangan pekerjaan,” kata Imelda.

omfxafylyikobee7z5c1

Foto: Kumparan

Setiap Jumat malam Imelda dan teman-temannya akan membagikan susu pada balita warga kurang mampu. Di antaranya di daerah Kebangsren, Gembong Tebasan, Ngagel, Darmokali, warga pinggiran rel kereta api, dan Blauran.

Bagaimanapun, setiap kebaikan akan pulang kepada orang yang memberikannya. Kini tak hanya anak dan balita duafa saja yang mendapatkan susu, tapi Imelda juga menerima banyak kebaikan sepanjang Ramadhan ini.

“Memang orderan ojol saya cuma sedikit, tapi saya sama anak-anak enggak pernah kekurangan beras. Ada saja orang-orang baik yang mengirimkan makanan untuk kami di rumah. Malah ada orang-orang yang sengaja order offline ke saya untuk membelikan barang, lalu pulang-pulang saya diberi uang lebih. Alhamdulillah,” kata Imelda.

Kisah Imelda ini mengingatkan sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah sallallahu alayhi wasallam pernah bersabda, “Barangsiapa yang membantu menghilangkan satu kesedihan (kesusahan) dari sebagian banyak kesusahan orang mukmin ketika di dunia maka Allah akan menghilangkan satu kesusahan (kesedihan) dari sekian banyak kesusahan dirinya pada hari kiamat kelak. Dan barangsiapa yang memberikan kemudahan (membantu) kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat. Dan barangsiapa yang menutup aib orang muslim , niscaya Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

(dan/kumparan)