Angkasa Pura 2

Petugas Medis Covid-19 di Intan Jaya Ditembak KKB, Satu Tewas lainnya Kritis

Another News HankamSabtu, 23 Mei 2020
Screenshot_20200523-041812

JAYAPURA (BeritaTrans.com) - Dua orang petugas medis yang tergabung dalam tim gugus tugas penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, papua ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diwilayah itu, satu dikabarkan meninggal dunia.

Kedua tenaga medis tersebut adalah, Almalek Bagau, SKM dan Eunico Somou, SKM. Keduanya adalah anggota gugus tugas penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Intan Jaya wilayah tugas Distrik Wandai. Eunico Somou, SKM dikabarkan meninggal dunia

Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala kepada awak media di Jayapura membenarkan peristiwa penganiayaan dan penembakan yang menimpa ke dua petugas medis tersebut.

“Jadi begini, kita belum bisa memberikan keterangan yang pasti. Karena kami susah ke TKP yang sangat jauh,” ungkapnya.

Seperti yang dikutip Beritatrans dari Okezone pada Jumat (22/5/2020) dijelaskan, lokasi TKP penembakan tenaga medis tersebut belum memiliki pos pengamanan. Dari delapan distrik baru tiga yang ada pos keamanan, termasuk Kepolisian.

“Lima distrik yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos keamanan dan juga anggota kepolisian disana. Selain itu juga ditempat kejadian melewati Komeho. Sementara kita rencananya besok akan ke lokasi,” katanya.

Kapolres mengatakan jika informasi terkait penembakan tersebut diperoleh dari Pastoran Bilai. Kapolres menyebut, kedua petugas medis ini ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 diwilayah itu.

Ditegaskannya kedua korban ini adalah Gugus Tugas Tim Covid-19 dan mengantongi surat perintah dari Kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya. Namun begitu pihaknya belum memastikan keduanya apakah ditembak atau lainnya.

“Saat ini kami dapat informasi satu orang sudah meninggal. Kemudian yang satu korban lagi masih di Pastoran dan kondisinya kritis. Tapi kita belum tau pasti,apakah mereka ditembak atau dilukai. Kami belum pastikan itu karena kita belum melihat langsung,” ungkapnya. (fhm/sumber:okezone)