Angkasa Pura 2

Terbang ke Jakarta Tanpa Hasil Tes Swab PCR, Penumpang Pesawat akan Dikarantina 2 Pekan

KokpitSelasa, 26 Mei 2020
IMG-20200526-WA0003

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Penumpang pesawat yang akan menuju Jakarta dari berbagai wilayah diminta untuk melengkapi persyaratan sebelum melakukan penerbangan. Syarat bagi warga yang menumpang maskapai penerbangan cukup sulit dibanding angkutan umum lainnya.

Para penumpang maskapai penerbangan diwajibkan untuk melakukan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) secara mandiri di tempat asalnya. Nantinya, hasil tes swab PCR yang menunjukkan negatif Corona Virus Disease (Covid-19) itu harus turut dibawa ke Jakarta.

Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo sudah memastikan aturan baru itu ke Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. Syafrin mengamini bahwa seluruh penumpang maskapai penerbangan diwajibkan untuk membawa hasil tes swab PCR untuk dapat memasuki Jakarta.

“Tadi kami sudah koordinasi vidcon dengan Pak Menhub. Memang yang kita minta adalah mereka sebelum berangkat itu harus sudah melakukan swab test. Jadi hasilnya bisa langsung dibawa sampai ke Jakarta menunjukkan itu bahwa bersih dari Covid,” ujar Syafrin saat berbincang dengan Okezone, Selasa (26/5/2020).

Bukan hanya hasil swab PCR, penumpang maskapai penerbangan yang ingin ke Jakarta juga diminta untuk memenuhi persyaratan lainnya. Diantaranya, harus mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Jika ada penumpang yang lolos ke Jakarta tanpa mengantongi persyaratan itu, maka akan dilakukan karantina selama 14 hari di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pademangan Barat, Jakarta Utara. Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahub 2020 tentang SIKM.

“Ya tentu sesuai Pergub akan karantina 14 hari. Karantina di GOR pademangan, Jakarta,” ucapnya.

Syafrin berharap persyaratan tersebut sudah dipahami oleh penumpang maskapai penerbangan. Persyaratan itu akan resmi diberlakukan mulai hari ini, pukul 00.00 WIB. “Sosialisasi sudah sejak Senin, minggu lalu. Kemudian, hari ini mulai berlaku penegakan hukumnya,” ucapnya.

(lia/sumber:okezone)