Angkasa Pura 2

Mendagri Minta Pemda Tangguhkan Ojek Online Saat New Normal

KoridorSabtu, 30 Mei 2020
DSC_1773_crop_80

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk menangguhkan operasional seluruh ojek, baik konvensional maupun online, meskipun pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah dihentikan dan memasuki new normal.

Hal tersebut terungkap dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 440-830 tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 bagi ASN di Lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah.

Dalam pedoman kepada Pemerintah Daerah tersebut dinyatakan bahwa operasional ojek online tetap ditangguhkan selama masa the new normal. Alasan penangguhannya adalah mencegah penyebaran virus melalui penggunaan helm bersama dan adanya kontak fisik langsung antara penumpang dan pengemudi.

Selama ini ojek online dilarang untuk mengangkut penumpang bila daerah tersebut menerapkan PSBB. Namun, belum ada larangan tegas bahwa ojek online dilarang membawa penumpang saat PSBB dihentikan dan masuk ke teh new normal.

Sebelumnya Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengatakan pada Maret lalu pihaknya telah menerbitkan protokol kesehatan bagi para pengemudi dan imbauan agar penumpang membawa helm sendiri.

“Untuk memasuki fase baru pandemi Covid-19 Garda juga tengah menyiapkan dan siap menerapkan basic hygiene bagi para pengemudi ojol maupun pengguna jasa ojol sebagai penguatan protokol kesehatan sebagai preventif,” ujar Igun Wicaksono dalam keterangan pers, seperti dilansir BeritaTrans.com dari CNBC, Kamis (28/5/2020).

Basic hygiene merupakan langkah preventif Garda dalam menyambut fase baru Covid-19 the new normal, di mana apabila ojol sudah diperbolehkan membawa penumpang, maka diharapkan penumpang mendapatkan layanan ojol yang bersih dan higienis optimal.

Berikut Basic personal hygiene driver ojol:

1. Driver ojol membawa sabun cair yang mengandung antiseptik untuk rajin mencuci tangan

2. Driver ojol membersihkan diri (mandi) secara rutin menggunakan sabun antiseptik minimal 2 kali sehari

3. Mencuci atribut ojol, masker, sarung tangan dan pakaian setelah digunakan untuk kegiatan dengan menggunakan deterjen atau jika perlu menambahkan disinfektan

4. Driver ojol jika membawa hand sanitizer untuk menjaga sterilisasi tangan

5. Menjaga kebersihan penampilan fisik.

“Garda juga sudah siapkan partisi sebagai sekat antara driver dengan penumpang sebagai salah satu bagian dari protokol kesehatan tambahan selain penumpang membawa helm sendiri,” ujar Igun. (fhm/sumber:cnbc)