Angkasa Pura 2

Citilink Mulai Layani 104 Penerbangan Reguler

KokpitSelasa, 2 Juni 2020
2017-03-28-02.10.29-553x400

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Maskapai Citilink Indonesia mulai melayani penerbangan reguler. Sebanyak 104 penerbangan setiap harinya sejak kemarin (1/6/2020).

Dalam melayani penumpang, pihaknya menurut Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra, pihaknya juga menerapkan kebijakan “New Normal” di seluruh lini operasional Perusahaan.

“Mencakup fase pre-, in-, hingga post-flight baik untuk karyawan maupun pelanggan pada penerbangan untuk penumpang,” jelasnya, Selasa (2/6/2020)

Dari jumlah penerbangan tersebut, Citilink terbangi 21 kota dengan menerapkan prosedur ‘New Normal’ dan tetap mengutamakan aspek safety, kesehatan dan kenyamanan penumpang.

Pada fase pre-flight, kata dia, Citilink bekerjasama dengan pihak KKP dan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat di setiap bandara untuk memeriksa dan memverifikasi kelengkapan dokumen penumpang.

“Kami memastikan penumpang yang
terbang sedang berada dalam kondisi sehat dengan menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 (hasil test PCR atau rapid test),” ungkap dia.

Citilink juga memberikan jarak antrean untuk penumpang dalam melakukan check-in di check-in counter serta menyediakan fasilitas web check-in ataupun melalui mesin self-check-in yang disediakan di bandara.

Selain itu, Citilink menerapkan New Boarding Management untuk mengatur jarak dalam
antrean selama proses boarding untuk menghindari penumpukan penumpang.

Kemudian, pada fase in-flight, Citilink menerapkan standar baru di dalam pesawat selama penerbangan di antaranya pengaturan tempat duduk, seluruh penumpang dan kru diwajibkan selalu menggunakan masker, penyediaan hand sanitizer di seluruh pesawat, proses penyajian makanan dan minuman dengan tata cara yang higienis.

Selanjutnya peniadaan inflight magazine cetak yang digantikan dengan inflight magazine elektronik yang dapat diunduh di
gawai masing-masing melalui entertainment system yang akan tersedia secara bertahap di armada Citilink serta pengaturan jarak penumpang saat proses keluar pesawat (disembark).

Sedangkan pada fase post-flight, Citilink melakukan pengaturan jarak saat pengambilan bagasi di area kedatangan dengan tetap melakukan prosedur pemeriksaan dan pencocokan
terhadap bagasi yang keluar.

“Dalam rangka menjaga kebersihan dan sterilisasi kabin pesawat, Citilink juga melakukan desinfeksi pada seluruh pesawat yang beroperasi setiap harinya sesuai dengan prosedur yang berlaku serta melengkapi armada dengan sistem penyaring udara HEPA (High Efficiency
Particulate Arrestor) untuk menyaring debu serta berbagai bahan pencemar udara, termasuk virus dan bakteri,” imbuh Juliandra.

Citilink akan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh stakeholders terkait
serta melakukan pengawasan yang ketat di seluruh lini operasional Perusahaan untuk
memberikan pelayanan yang terbaik dengan mengedepankan kenyamanan dan kesehatan. (omy)