Angkasa Pura 2

Angkasa Pura Logistik Luncurkan Penerbangan Kargo

Bandara KokpitKamis, 4 Juni 2020
IMG_20200604_162634

IMG_20200604_162659

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Angkasa Pura Logistik (APL) yang merupakan anak usaha PT Angkasa Pura I meluncurkan penerbangan kargo dengan pesawat ATR 72-500 F.

Armada freghter ini mampu mengangkut hingga 8,4 ton sekali jalan yang akan dioperasikan lima kali seminggu.

Menurut Direktur Utama APL Danny P. Thaharsyah mengungkapkan, rute tersebut diantaranya rute Jakarta-Banjarmasin-Surabaya-Banjarmasin-Jakarta. Selanjutnya Jakarta-Batam-Jakarta.

“Kami berharap bisa kontribusi baik dan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Danny di sela peresmian virtual, Kamis (4/6/2020).

Pada prinsipnya kata dia, bisnis logistik ada istilah trade follow the ship atau sebaliknya, maka harus disiapkam keduanya, pesawat disiapkan kargo yang potensial bisa diangkut.

Di Bandara kelolaan Angkasa Pura I, selain potensi kargo yang umum, ada juga potensi yang sangat yakni marine cargo.

“Ini dinamis dan kami juga akan terus mengembangkan potensi di bandara-bandara kelolaan Angkasa Pura I seperti Ambon, Makassar, dan lainnya,” tuturnya.

Dalam menjalankan penerbangan kargi ini, APL bekerjasama dengan Pelita Air aebagau bagian dari sinergi BUMN.

Plt. Direktur Utama Pelita Air M. Priadi mengungkapkan, dalam hal armada, pemilihan pesawat jenis ATR 72-500F yang memiliki keunggulan.

“ATR pesawat yang ekonomis, banyak bandara yang tidak terlalu panjang terutama di Indonesia Timur, dengan jenis ATR ini dapat didarati dengan minimal panjang 1.200 meter,” ujar Priadi.

Unggul penggunaannya lebih efektif pada bandara yang lebih terbatas runway-nya dan lincah membawa kargo ke berbagai bandara dengan lebih efisiensi.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menyambut baik dan apresiasi langkah APL bekerjasama dengan Pelita Air dalam mengembangkan penergangan kargo.

“Diharapkan ini bisa .enjawab kebutuhan logistik yang belum tergarap, diharapkan langkah awal ini juga bisa sukses dan beekembang, agar kargo bisa lebih baik lagi,” kata Faik.

Sebelumnya APL juga telah memulai penerbangan kargo menggunakan satu pesawat Boeing 737 pada Maret 2020.

Potensi yang masih besar pada angkutan kargo, menjadi peluang bisnis bagi APL di tengah bisnis penerbangan penumpang di tengah pandemi Covid-19 yang menurun tajam.

“Potensi masih sangat besar dan bisa berkolaborasi dengan kargo yang menggunakan pesawat jet untuk menjangkau wilayah feeder,” imbuh Danny. (omy)