Angkasa Pura 2

GINSI Minta Dilibatkan dalam Pembahasan Regulasi Importasi

DermagaJumat, 5 Juni 2020
IMG_20200605_184455_copy_800x600

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) terus melakukan konsolidasi dalam rangka menguatkan komitmen dan posisinya sebagai mitra kerja pemerintah terkait dengan kegiatan importasi nasional.

Ketua Umum BPP GINSI, Capt Subandi mengharapkan setiap pemerintah (K/L) akan menerbitkan regulasi terkait kebijakan importasi, GINSI dilibatkan dalam pembahasan sehingga regulasi tersebut selaras dengan kebutuhan importir dan dapat kami sosialisasikan kepada anggota sejak awal.

Dengan melibatkan pelaku usaha /GINSI , regulasi tersebut dapat disosialisasikan sejak dini oleh asosiasi kepada anggota sehingga pelaksanaan di lapangan tidak menemui hambatan

Sosialisasi terhadap regulasi dengan waktu yang cukup sangat penting, mengingat selama ini banyak importir menyampaikan keluhannya karena minimnya sosialiasi, suatu kebijakan, sehingga mereka mengalami hambatan di lapangan, ujarnya saat Halal Bi Halal di kantor BPP GINSI, Jumat (5/6/2020) sore.

Capt Subandi mengatakan, setiap rancangan regulasi mestinya melalui public hearing (uji publik ) terlebih dahulu dengan pelaku usaha dan asosiasi terkait.

Dia juga mengharapkan kalau ada oknum importir yang nakal jangan semua importir dianggap nakal. Dalam AD/ART GINSI juga sudah sangat tegas disebutkan GINSI tidak akan membina importir nakal,” ujarnya.

Kegiatan halal bi halal dan konsolidasi GINSI itu juga tetap memerhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Dia menjelaskan, saat ini GINSI mewadahi lebih dari 3.000-an perusahaan importir di seluruh Indonesia. (wilam)