Angkasa Pura 2

Perdana, BPSDMP Lantik Lulusan Program Diploma BAS secara Online

SDMJumat, 5 Juni 2020
IMG-20200605-WA0006

IMG-20200605-WA0003

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Sugihardjo melantik lulusan Program Diklat Non Diploma Basic Aircraft Structure (BAS) Angkatan II A & II B Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya secara online di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, Wisuda secara online ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di lingkungan BPSDM Perhubungan.

“Saya berharap ini tidak mengurangi kekhidmatan dan kesakralan momen upacara wisuda yang digelar dengan tatanan kehidupan baru (the new normal) yang tentu berbeda dengan upacara wisuda sebelumnya,” urai Sugihardjo.

Program Diklat Non Diploma BAS ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Surabaya, PT Mentari Lion Group dan Poltekbang Surabaya.

Para peserta didik merupakan putra – putri Kota Surabaya dari golongan masyarakat kurang mampu dan dibiayai oleh Pemerintah Kota Suarabaya yang selanjutnya setelah lulus langsung diserap oleh PT Mentari Lion Group.

Program ini dilaksanakan sejak 12 Agustus 2019 dengan lama pendidikan selama sembilan bulan.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Surabaya. Langkah yang diambil Ibu risma merupakan contoh yang sangat baik. Memutus rantai kemiskinan dengan memberi “kail” bagi putera puteri Kota Surabaya dengan membiayai pendidikan mereka sebagai bekal untuk dapat bersaing dalam dunia kerja. Hal ini sangat baik dan dapat dicontoh oleh Pemerintah daerah lainnya,” ujarnya.

Pihakny juga mengapresiasi PT Mentari Lion Group yang telah menerima para wisudawan untuk bekerja di perusahaannya. Ini merupakan contoh kerja sama yang baik dan harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan industri.

Dia mengatakan, persaingan dalam dunia kerja di era globalisasi seperti saat ini sangatlah ketat, persaingan terjadi tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri.

Pemenuhan standar layanan sesuai dengan standar internasional ICAO, FAA dan Uni Eropa di tambah lagi dengan adanya tatanan hidup baru (the new normal) merupakan tantangan tersendiri bagi dunia penerbangan.

Karena itu para wisudawan harus tetap mengutamakan peningkatan kompetensi, skill, dan soft skill yang telah dimiliki agar tetap dapat bersaing di dunia global.

“Dunia kerja saat ini tidak hanya berorientasi pada ijazah, namun juga kompetensi yang mendukung untuk bekerja di lapangan. Harapan kami, Lion Group dapat mendukung peningkatan kompetensi dan lisensi lanjutan bagi para wisudawan ke depanya seperti air frame dan lain sebagainya” ujar Sugihardjo.

Selanjutnya, Kepala BPSDMP mengucapkan selamat dan berpesan kepada para wisudawan agar memanfaatkan ilmu yang didapat selama pelatihan dengan sebaik-baiknya sehingga akan dapat memberikan dampak positif dan berkontribusi dalam peningkatan SDM di bidang perawatan pesawat udara, dan diharapkan akan berdampak lebih jauh ke depan menuju sistem transportasi yang lebih baik dan maju.

“Selamat bagi seluruh peserta diklat yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan dengan baik dan bersungguh-sungguh. Semoga ilmu yang didapatkan selama pelatihan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif dan berkontribusi nyata dalam peningkatan SDM di bidang perawatan pesawat udara,” ungkap Sugihardjo.

Pada kesempatan sama, Walikota Surabaya, Tri Risma Hari ini menyampaikan bahwa pendidikan adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan struktural.

Dia berharap generasi muda Kota Surabaya yang telah mengikuti Program ini dapat turut berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang pesawat udara.

Selanjutnya Walikota Surabaya berpesan bagi para wisudawan agar bekerja dengan baik dan selalu ingat bahwa keberhasilan yang telah diraih merupakan support dari seluruh masyarakat Surabaya. Ia meminta dan dalam bekerja nantinya agar memberikan yang terbaik dalam berkarya, jangan sembrono, karena membawa nama besar Kota Surabaya.

“Untuk anak-anak saya, kepercayaan yang telah diberikan harus dihargai, amanah yang diberikan masyarakat Surabaya juga harus dijaga dan kesetiaan adalah yang utama. Nantinya setelah kalian bekerja jangan lupa untuk membantu keluarga dan sekeliling kalian, saling membantu agar maju, berhasil dan sukses bersama sama” pesan Risma penuh haru.

Hal senada juga disampaikan perwakilan dari PTMentari Lion Group, I Nyoman Rai Pering selaku Presiden Direktur Batam Aero Technic (BAT) yang mendorong lulusan bersemangat merebut peluang dan menjadi tuan rumah di industri penerbangan dalam negeri.

“Pekerjaan terkait dengan perawatan pesawat harus presisi dan tidak boleh ada kesalahan, diharapkan para wisudawan nantinya dapat bekerja dengan baik serta mampu go internasional dengan menguasai bahasa asing, knowledge dan attitude yang baik” ujar Nyoman yang juga merupakan lulusan sekolah BPSDM Perhubungan yakni PLP Curug yang kini telah berubah menjadi PPI Curug.

Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya, Ahmad Setiyo Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan kualitas pelayanan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan, Poltekbang Surabaya telah merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah strategis.

“Beberapa langkah dalam meningkatkan mutu lulusan yakni melakukan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, SDM pendidik dan manajemen, serta peningkatan kerja sama diklat dengan stakeholders terkait,” kata Setiyo.

Upacara Wisuda Online Program Non Diploma Basic Aircraft Structure (BAS) Angkatan II ini diikuti sebanyak 48 wisudawan yang terdiri dari 24 wisudawan dari Program Non Diploma Basic Aircraft Structure Angkatan II A dan wisudawan dari Program Non Diploma Basic Aircraft Structure Angkatan II B 24. Seluruh wisudawan telah diterima bekerja di PT Mentari Lion Group. (omy)