Angkasa Pura 2

TransNusa Kembali Terbang di NTT Mulai 22 Juni

KokpitKamis, 11 Juni 2020
images (79)

Jakarta (BeritaTrans.com) – Maskapai penerbangan PT TransNusa Aviation Mandiri akan kembali beroperasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 22 Juni 2020. Namun, belum semua rute penerbangan dibuka.

“Hanya ada beberapa rute yang kami buka, sementara yang lainnya tetap ditutup sampai dengan 30 Juni 2020,” ujar CEO PT TransNusa Mandiri Leo Budiman, seperti dikutip dari Antara, Kamis (11/6).

Beberapa rute penerbangan di NTT yang akan dilayani oleh maskapai penerbangan tersebut antara lain Kupang-Ruteng-Kupang, Kupang-Bawaja-Kupang, Kupang-Alor-Kupang, Kupang-Larantuka-Kupang, Kupang-Waingapu-Kupang, dan rute Kupang-Tambolaka-Kupang.

Leo menyatakan penumpang yang menggunakan jasa maskapai TransNusa harus memenuhi beberapa persyaratan sebelum menaiki pesawat di tengah pandemi virus corona dan masa transisi menuju new normal.

Beberapa kelengkapan persyaratan penerbangan yang wajib disiapkan oleh penumpang di antaranya surat keterangan sehat bebas dari covid-19. Surat keterangan untuk pulang dan pergi itu harus berdasarkan dari dokter rumah sakit, Puskesmas atau klinik setempat.

Calon penumpang juga wajib memiliki surat keterangan tes Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction( RT-PCR), dengan hasil non reaktif atau negatif pada periode maksimum tujuh sebelum keberangkatan.

Selain itu, calon penumpang harus memiliki surat keterangan uji tes cepat atau rapid test dengan hasil negatif pada periode maksimum tiga hari sebelum keberangkatan.

Jika di daerah tersebut tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test maka boleh melampirkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza.

Selanjutnya, Maskapai TransNusa juga mewajibkan calon penumpang mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik e-HAC sebelum berangkat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi e-HAC Indonesia atau mengakses https://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

“Calon penumpang diharapkan datang ke bandara 3-4 jam sebelum keberangkatan karena ada pemeriksaan dokumen-dokumen sebelum melakukan check in,” terangnya.
(lia/sumber:cnnindonesia)