Angkasa Pura 2

Sukses Jadikan Kereta Api Sebagai Transportasi Sehat, Dirut KAI Raih Penghargaan Heroes of The Transportation Industry in The Pandemic Era

EmplasemenJumat, 19 Juni 2020
Screenshot_20200619-164653

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo berhasil meraih penghargaan Heroes of The Transportation Industry in The Pandemic Era Category Transportation dalam E-Awarding WartaEkonomi.co.id CEO & Corporate Award 2020, Jumat (19/6/2020). Penghargaan tersebut diberikan atas perhatian yang besar terhadap penanganan pandemi Covid-19 di sektor transportasi.

“Penghargaan ini kami tujukan kepada seluruh pelanggan KAI yang sudah dengan tanggap bekerja sama mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Kami juga mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh insan KAI yang telah bekerja dengan sepenuh hati menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang sehat,” ujar Didiek dalam keterangan resmi kepada BeritaTrans.com Jumat (19/6/2020).

Screenshot_20200619-163909
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo (kanan) menerima penghargaan secara virtual dari CEO & Chief Editor WartaEkonomi.co.id Muhamad Ihsan (kiri bawah) disaksikan oleh Founder & Prescom Wartaekonomi.co.id Fadel Muhammad.

Pada penyerahan penghargaan yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom tersebut, Founder & Prescom Wartaekonomi.co.id Fadel Muhammad mengatakan pihaknya melakukan survei kepada CEO atau tokoh-tokoh perusahan dan juga korporasi-korporasi yang telah memberikan perhatian yang sangat besar untuk penanganan pandemi ini.

Dalam kesempatan itu, Didiek mengatakan pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap bisnis KAI. Selama 2019, KAI mengangkut 429 juta penumpang. Namun saat ini jumlah penumpang yang dilayani terus mengalami penurunan hingga hanya tinggal 10%.

“Meski demikian, kami berkomitmen untuk tetap melindungi seluruh pelanggan dan pegawai KAI dari paparan Covid-19. Selama pengoperasian perjalanan kereta api, kami tetap menyesuaikan dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 dari awal keluarnya surat edaran tersebut,” kata Didiek.

Sehingga hal-hal yang bertujuan untuk memutus rantai Covid-19 terus dilakukan KAI.

Didiek menyebut langkah-langkah seperti physical distancing, penyediaan wastafel portabel dan hand sanitizer, fasilitas-fasilias yang rutin dibersihkan dengan cairan disinfektan, dan lainnya KAI lakukan dalam rangka menyelnggarakan transportasi kereta api yang sehat, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Didiek menyampaikan komitmen dan kontribusi KAI untuk penanganan Covid-19 juga dilakukan dengan keterlibatannya dalam pembentukan Satgas Covid-19 BUMN di seluruh provinsi. KAI menjadi koordinator Satgas Covid-19 BUMN di Sumatera Barat dan Jakarta Pusat.

Dalam hal memasuki new normal, KAI sudah mengeluarkan tiga panduan, untuk pelanggan, pegawai, dan seluruh stakeholders dalam rangka tetap menyelenggarakan transportasi sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas.

“Penghargaan ini memberikan motivasi yang lebih besar bagi kami untuk menjalankan angkutan massal berbasis rel bagi masyarakat Indonesia dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan,” tutup Didiek. (fhm)