Angkasa Pura 2

KM Puspita Jaya Tenggelam di Selat Sunda, 3 Kapal Patroli KPLP Cari Penumpang Hilang

DermagaSabtu, 20 Juni 2020
IMG-20200620-WA0013

IMG-20200620-WA0015

BANTEN (BeritaTrans.com) – KM. Puspita Jaya dilaporkan tenggelam di perairan Selat Sunda, Kamis (18/6/2020).

Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok mengerahkan tiga unit kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mencari korban musibah tenggelamnya kapal yang masih hilang.

Kapal-kapal Patroli KPLP tersebut yakni KN. 333 dan KN. 372 dari KSOP Banten dan KN. Trisula P.111 dari PLP Tanjung Priok bergabung dengan Tim SAR malam tadi (19/6) untuk melakukan pencarian dan pertolongan korban tenggelamnya kapal KM. Puspita Jaya tersebut.

“Kami mendapatkan laporan bahwa ada 10 orang yang belum ditemukan dari 16 penumpang. Enam orang berhasil selamat dan sepuluh orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” kata Kepala KSOP Kelas I Banten, Victor Vikki Subroto, Sabtu (20/6/2020).

Untuk membantu pencarian dan bergabung dengan tim SAR, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim SAR.

“Kami juga telah melaksanakan evakuasi korban pada koordinat 06 442 9312 LS – 05 43 566508 LB (selatan pulau Sangiyang) dan Kapal Patroli KPLP bertolak tadi malam pukul 21:40 WIB dari dermaga 6 menuju perairan Selat Sunda,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari salah satu penumpang yang berhasil diselamatkan, KM. Puspita Jaya berangkat dari Teluk-Labuan menuju Rakata untuk mencari ikan.

Sesampainya di perairan dekat pulau Rakata, kapal tersebut terhantam gelombang di sisi lambung kanan dan mengakibatkan kapal terbalik.

“Enam orang berhasil diselamatkan, sementara 10 orang lainnya menghilang,” imbuh Victor.

Adapun keempat orang selamat dievakuasi kapal patroli KPLP KNP. 372 dan dua orang dievakuasi RIB Basarnas.

Adapun tim SAR yang terlibat dalam pencarian korban tenggelamnya kapal KM. Puspita Jaya adalah Basarnas Banten, TNI AL – Banten, Polairud Banten, KSOP kelas I Banten, Kodim Cilegon , PMI Cilegon dan ASDP Merak.

“Kami juga telah menyebarkan informasi musibah ini melalui stasiun radio pantai dan meminta agar kapal-kapal yang melintas untuk ikut melakukan pemantauan keadaan sekitar serta segera melakukan pertolongan jika menemukan korban tenggelamnya kapal tersebut dan melaporkan kepada kami,” tutup Victor. (omy)