Angkasa Pura 2

Sebelum Putuskan Mitra Uji Tes Cepat dan PCR, Kemenhub Wajibkan Operator Transportasi Koordinasi dengan Gugus Tugas

Another NewsSenin, 29 Juni 2020
IMG-20200626-WA0056

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebelum mwmutuskan mitra uji trees cepat dan PCR Covid -19, Kementerian Perhubungan mewajibkan para operator sarana maupun prasarana transportasi berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

Kewajiban itu tertuang dalam surat Menteri Perhubungan kepada para operator sarana dan prasarana transportasi tertanggal 29 Juni 2020 dan merupakan kesepakatan antara Menteri Perhubungan dengan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Para operator transportasi dapat melakukan kerja sama dengan para penyedia layanan fasilitas kesehatan/laboratorium untuk melaksanakan uji tes PCR atau tes cepat (rapid test), dengan catatan dikoordinasikan dengan Gugus Tugas,” urai Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Hal Itu untuk menjaga kualitas pemeriksaan dan hasil pemeriksaan PCR dan tes cepat (rapid test), sekaligus mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal.

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 pada 26 Juni 2020 yang merupakan perubahan dari SE Nomor7/2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Persyaratan yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang akan bepergian dengan transportasi umum yaitu wajib menunjukkan hasil tes PCR dengan hasil negatif atau Rapid test dengan hasil non reaktif yang berlaku selama 14 hari.

“Kemenhub berkomitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini kami ingin pengguna jasa tetap bisa bepergian namun tetap aman dari penularan Covid-19,” tutur Adita.

Seperti diketahui para pengguna jasa dapat melakukan rapid test atau PCR di area bandara baik di bandara-bandara Angkasa Pura I maupun Angkasa Pura II. (omy)