Angkasa Pura 2

Pembangunan Pabrik Hyundai di Indonesia Capai 22 Persen

OtomotifSelasa, 30 Juni 2020
PSX_20200630_061304

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Presiden Hyundai Asia Pacific Lee Young Tack mengungkapkan saat ini perkembangan pembangunan pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) sudah mencapai 22 persen. Ini melebihi target karena rencana konstruksi semestinya baru 20 persen pada tahap sekarang.

“Kami berterima kasih atas bantuan pemerintah Indonesia, khususnya BKPM dalam memfasilitasi investasi kami. BKPM sangat mendorong kami untuk tetap beroperasi selama masa Covid-19 dan juga telah meminta kepada pemerintah daerah mendukung investasi Hyundai agar tetap berjalan. Pembangunan pabrik kami bisa melebihi target saat ini karena adanya bantuan yang diberikan oleh BKPM,” ujar Lee, dalam keterangan pers BKPM yang dilansir Selasa (30/6/2020).

Selanjutnya, Hyundai akan mengimpor mesin-mesin produksi serta mendatangkan tenaga ahli dari Korea Selatan untuk pembangunan pabriknya.

“Kami dibantu BKPM untuk kemudahan proses rekomendasi visa dan izin impor mesin-mesin. Kami akan menjadwal ulang rencana ‘groundbreaking’ yang semula akan diadakan pada April 2020, namun ditunda karena adanya pandemi Covid-19,” kata Lee.

Sebagai informasi, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia merupakan anak perusahaan Hyundai Motor Company yang akan memproduksi kendaraan roda empat di Kota Delta Mas, Cikarang Tengah, Jawa Barat, dengan nilai total rencana investasi mencapai 1,55 miliar dolar AS atau sekitar Rp22 triliun hingga 2030.

PT HMMI berencana memulai produksi komersialnya pada akhir 2021, dengan kapasitas produksi 150.000 unit per tahun atau dapat mencapai kapasitas produksi maksimal sebanyak 250.000 unit per tahun.

Selain memasok pasar lokal Indonesia, PT HMMI juga akan mengekspor produk Hyundai ke kawasan ASEAN lainnya, termasuk Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina. (dan/inews)