Angkasa Pura 2

Ratusan Nelayan Hadang Kapal Penambang Pasir di Kepulauan Sangkarrang Makassar

DermagaSabtu, 4 Juli 2020
IMG-20200704-WA0016

MAKASSAR (BeritaTrans.com) – Ratusan nelayan didamping mahasiswa kembali menggelar aksi protes menolak penambangan pasir di Laut Makassar, tepatnya di pesisir Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (4/7/2020). Dalam aksinya, mereka menggunakan perahu kecil mengadang kapal penambang pasir milik Boskalis.

Pengadangan kapal penambang pasir itu ternyata bukan kali pertama. Aksi serupa sempat dilakukan ratusan nelayan pada Minggu (28/6/2020) lalu. Kala itu, mereka mengepung kapal penambang pasir tersebut, lantas menyampaikan aspirasi. Aksi nelayan itu bahkan sempat viral di media sosial.

Aksi protes ratusan nelayan dan mahasiswa itu berjalan aman dan lancar. Toh, kepolisian melakukan pengawalan guna memastikan tidak ada gangguan, apalagi jatuh korban. Direktorat Polairud Polda Sulsel bahkan mengerahkan dua kapal untuk pengamanan aksi protes tersebut.

Dalam aksi kali ini, tuntutan nelayan dan mahasiswa masih sama: menolak aktivitas tambang pasir yang dianggap merusak lingkungan dan merugikan masyarakat setempat. Salah seorang nelayan, Sudarman, menyebut penambangan pasir di Laut Makassar membuat pihaknya sulit mendapatkan tangkapan yang banyak.

Kondisi air disebutnya tidak lagi jernih gegara penambangan pasir. Belum lagi, gangguan ombak yang ditimbulkan kapal penambang pasir menganggu aktivitas nelayan. “Sekarang kehidupan sulit. Lebih baik dihentikan sekarang penambangan atau pengerukan pasir itu, daripada begini terus,” ujar dia, Sabtu (4/7/2020).

Koordinator aksi, Sardi, menyampaikan penolakan penambangan pasir tersebut akan terus dilakukan bila kapal milik Boskalis terus beroperasi di lokasi penangkapan ikan nelayan. Adapun aksi nelayan mendapatkan pengawalan dari aktivitas mahasiswa HMI MPO Cabang Makassar dan IMM Makassar Timur.

“Tetap akan kami kawal. Kita tidak mau mengorbankan kehidupan masyarakat pulau yang kehilangan mata pencaharian cuma karena alasan pembangunan,” tandasnya. (lia/sumber:sindonews)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari